Berkas Dukungan Romi Segini, Susut 1111 Berkas


Bapaslon Romi - Robby bersama Nurkholis ketua KPU Tanjung Jabung Timur saat menggelar konfrensi pers setelah menyerahkan berkas dukungan jalur perseorangan. Konfrensi pers digelar dihalaman  gedung KPU. Jumat 21 Februari 2019

Bapaslon Romi - Robby bersama Nurkholis ketua KPU Tanjung Jabung Timur saat menggelar konfrensi pers setelah menyerahkan berkas dukungan jalur perseorangan. Konfrensi pers digelar dihalaman gedung KPU. Jumat 21 Februari 2019

JAMBI - Setelah melalui pencocokan berkas dukungan untuk balon perseorangan. Bapaslon Romi Haryanto - Robby Nahliansyah mengalami penyusutan. Tanjab Timur, 25 Februari

Hal ini disampaikan Nurkholis ketua KPU Tanjab Timur,  dari jumlah berkas dukungan yang disampaikan ke KPU kemarin sejumlah 30203 namun dari hasil pencocokan terdapat 29092 berkas dukungan yang cocok, jadi terdapat 1111 berkas dukungan yang tidak bisa di gunakan.

Selanjutnya nanti akan dilakukan verifikasi administrasi atas berkas tersebut yang dimulai 27 Februari hingga 25 Maret 2020. Hal ini sesuai dengan PKPU nomor 16 tahun 2019.

Setelah tahapan verifikasi administrasi akan dilanjutkan ke tahapan verikasi Faktual.

Berdasarkan catatan kantor berita waktoe, pihak KPUD Tanjung Jabung Timur memulai pengecekan dan pencocokan jumlah berkas dukungan dari pasangan bakal calon Bupati dan wakil bupati dari Jalur perseorangan atas nama Romi Hariyanto dan Robby Nahliansyah yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB (Jumat 21 Februari) hingga Sabtu, 22 Februari sekitar pukul 17.00 WIB.

Dimanakah Fatsun Politik Romi - Robby

Ada yang berbeda saat penyerahan berkas dukungan yang dilakukan pasangan balon  perseorangan, dimana Romi Hariyanto - Robby Nahliansyah. Ada perbedaan pendapat yang disampaikan oleh Romi Hariyanto  yang mengatakan bahwa hasil pengumpulan dukungan atas hasil tim diluar partai. Hal ini terus di sampaikan sebagai alasan mendasar untuk tetap memakai jalur perseorangan dan tidak bisa meninggalkan tim yang telah berbuat banyak. Tanjab Timur, 22 Februari

Tetapi berbeda dengan Robby Nahliansyah yang mengatakan untuk mendapatkan 82.000 pendukung atas kerja keras DPD, DPC, DPRT PAN.

Namun fakta dilapangan, saat para pendukung bakal calon perseorangan menyerahkan berkas dukungan, nampak  fungsionaris partai PAN di tingkat DPD, DPC dan DPRT juga terlihat hadir.


DINAMIKA POLITIK DITUBUH PAN DIUJUNG PROVINSI JAMBI SEPERTI MENGGAMBARKAN FATSUN POLITIK KEKINIAN.


Seperti yang disampaikan Ari Suryanto, pengamat kebijakan publik kabupaten Tanjung Jabung Timur kepada kantor berita waktoe (21/2), yang melihat fatsun politik atau sopan santun nya sudah mulai memudar, tetapi tentu kita kembalikan ke internal partai sesuai AD dan ART nya.

"Secara umum didalam organisasi, jika seseorang sudah memilih jalur yang lain, secara otomatis tidak lagi menjadi bagian organisasi tersebut," Ungkap Ari Suryanto.

Ditambahkan, Seperti halnya R2 karena lebih memilih jalur perseorangan, dan tidak mau memakai kendaraan partainya, berarti bisa dikatakan keluar dari partai.

Tapi  ya, kita kembalikan ke aturan partai, jika partainya memperbolehkan tetap sebagai ketua DPD PAN Tanjab Timur, kita tidak bisa menyalahkan.