Bukit Sidoguro, Alternatif Baru Berswafoto Di Klaten


Salah satu sudut destinasi wisata bukit sidoguro Bayat, Klaten. Waktoe/poll

Salah satu sudut destinasi wisata bukit sidoguro Bayat, Klaten. Waktoe/poll

SOLO – Destinasi wisata alam di Klaten bertambah lagi. Bukit cadas kering kerontang Bukit Sidoguro itu kini disulap menjadi wahana selfi yang menantang. Klaten, 30 Desember.

 Wahana-wahana baru dibangun. Gelontoran 2,8 milyar dana alokasi khusus (DAK) 2019 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) menjadikan bukit yang terletak di Desa Krakitan, Bayat Klaten layak menjadi alternatif mengisi liburan.

Tidak saja bisa melihat hamparan kota Klaten dari atas bukit. Pesona Rowo Jombor yang indah bersabuk perbukitan hijau dipastikan memanjakan mata siapa saja yang memandang. Apalagi ketika naik di menara pandang.  Tidak saja bisa memotret wajah Klaten, Gunung Merapi dan Merbabu yang menjulang gagah bisa menjadi latar yang indah berswafoto.

Tidak hanya itu, Empat pohon buatan di puncak bukit, dibangun dengan konsep  mirip taman di Singapura. Tiang-tiang lampu putih menyambut pengunjung menghiasi jalan setapak menuju puncak bukit. Wahana swafoto dengan tiang penyangga melengkung dengan puncaknya berbentuk lingkaran menjadi favorit pengunjung. 

Tak jarang orang harus antri menaikinya, bergantian dengan pengunjung yang lain.

“Ayo warga Klaten dan netizen viralkan Bukit Sidoguro.  Para ASN melalui media sosial twitter, instagram saya minta untuk mengunggah Bukit Soduguro biar viral.  

Terima-kasih kepada Kementerian Pariwisata yang telah membangun Bukit Sidoguro” kata Bupati Klaten Sri Mulyani saat meresmikan obyek wisata di tenggara Rowo Jombor ini (Minggu, 29/12/19) disela - sela ribuan pengunjung.

Dia menambahkan Bukit Sidogura ini harus dirawat.  Kepada Kepala Desa dan masyarakat harus menjaga dan merawatnya.  Nanti pemerintah menyiapkan DAK 2 milyar untuk pembangunan Bukit Sidogura lanjutan tahap kedua dari Kemparekraf Jakarta.

Rasa penasaran juga dirasakan Catur (30) warga Dukuh Pendem RT 01/08 Wonosari, Trucuk, Klaten.  Bersama dua anak dan istrinya, pasangan muda ini mengobati rasa penasarannya biar pun harus berkeringat menaiki puncak bukit.

“Bukit Sidoguro spot-spotnya bagus untuk foto keluarga.  Tadi juga sempat berfoto dengan burung hantu dan ular.  Di sini bagus juga untuk anak-anak karena ada wahana perosotan dan ayunan.  Bagus misalnya sepanjang jalan setapak dibangun pagar pengaman.  

Kadang anak-anak itu “glidik” (lari-larian) bisa membahayakan.  Mungkin juga perlu ditambah penghijauan biar tidak terlalu panas di puncaknya” pesan Catur.