Bupati Masnah Instruksikan Agar Kades Sisihkan Dana Desa Untuk Karhutla


Rapat kerja pos komando penanganan bencana Karhutla. Waktoe/ihsan abdulah

Rapat kerja pos komando penanganan bencana Karhutla. Waktoe/ihsan abdulah

JAMBI - Bupati Masnah Busro masih dalam evaluasi Karhutla bersama Danrem 042/Gapu Letkol Elphis Rudy selaku Danposko satgas Karhutla menyampaikan kondisi terbakarnya lahan di Kumpeh ulu Kumpeh hilir dan Sungai gelam berharap jangan hanya perusahaan yang ada disana yang membantu melakukan upaya pemadaman akan  tetapi perusahaan lain juga harus membantu. Muaro Jambi, Rabu 11 September.

Dan diinstruksikan kepada camat, agar mengumpulkan para datuk kades untuk membantu kepada TNI dan Polri.

Masnah juga memerintahkan kepada Kadis PMD dan juga para Kades tolong sisihkan dana desa untuk karhutla sesuai mekanisme yang ada.

"Tolong kades dikumpulkan pak camat, pak kadis PMD terutama didaerah daerah kebakaran. Agar membantu, bisa makan bisa minyak sederigen dua derigen", perintah Masnah.

Lanjut Orang nomor satu  di Bumi Sailun Salimbae, Masyarakat agar peduli, tolong kades dikumpulkan dan perusahaan juga sama.

Jacsonia, direktur salah satu perusahaan yang hadir dalam rapat mengeluhkan sosialisasi kepada perusahaan namun banyak yang tidak datang bahkan tidak pernah datang. 

Perusahaannya kemarin juga membantu membeli drone dan kemarin kita juga membangun jembatan untuk akses.

Di desa Puding katanya,  diduga ada sabotase, saat kita padamkan api namun jam 12 terjadi lagi, dan semakin membesar. 

"Diduga karena ada sengketa tapal batas Puding dengan Mentaro, jadi diduga sarat dengan sabotase," Ungkapnya.

Kedepan berharap kita bisa iuran untuk beli alat pemadam dan bisa kita tempatkan di kecamatan/ polsek atau koramil dan saat terjadi petugas sudah membawa alat, tegasnya.

Persoalan Alat berat, jika terjadi maka berharap Danrem menelpon untuk diturunkan dan lebih ngeri banyak perusahaan punya alat tetapi tidak ada BBMnya.

Kata Jasconia, berharap ada SK  forum perusahaan perusahaan untuk menangani karhutla. Maka wadah sangat penting termasuk yang masuk  dalam kepengurusan mereka yang meniliki kewenangan. Karena pengalaman hanya 30 persen yang peduli.

Danrem mengingatkan dimana 
Dansubsatgas, dijabat oleh kodim Batanghari wilayahnya  Batanghari, Muaro Jambi dan kota Jambi.

Kata Danrem 042/Gapu letkol Elphis Rudy, Yang diundang tidak pernah hadir kasihkan ke kami, kami punya kewenangan termasuk adanya ilegal logging kita akan dalami. 

"Saya pernah melihat dari atas banyak kanal tempat mengalirkan kayu, hutan lubang lubang, saat kita dekati mereka bubar", ungkapnya.

Sementara Kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) R. Najmi mengatakan 
Dana desa boleh dipakai, dan minta pemetaan desa dan kecamatan mana daerah daerah yang rawan atau sudah terbakar dan akan membentuk  satgas dan dianggarkan dana desa.

Ada beberapa desa yang kemarin minta petunjuk anggaran dana desa untuk makan atau yang lainnya.

Sementara Camat Kumpeh Rizki, menceritakan untuk menembus lokaasi kebakaran di km 20, HPT  titik api  sangat sulit.

Dia ceritakan Desa Puding,  dihari sabtu (7/9) ada sumber api, sangat cepat dan bloking area sangat sulit karena asap searah dengan api. Jadi operator alat berat tidak tahan lama dalam mengoperasikan alat, mata sudah merah.

Yang  paling krusial sungai aur, alat standby dilapangan, ada lompatan api dari kanal selebar 8 meter.

Analisa awal, peralatan yang paling utama berupa dosser, karena pohon kering diatas penyalur api utama.

Bloking sudah dilakukan namun api lompat dan tugas pendingan air  hanya membasahi bloking saja.

Di puding api sudah masuk ke pemukiman warga. Dan akhirnya warga jika bergerak semua, maka penyelesaian lebih cepat.

"Kumpeh dengan luasan 1650 KM persegi dan Kumpeh ini sepertiga Muaro Jambi. Ada tim serang maka diberikan peralatan yang memadai dan ada tim pendinginan", ungkapnya