Bupati Sri Mulyani Bawa Misi Kemanusian, Bangun Huntap Di Donggala


Serahkan donasi untuk pembangunan 40 Huntap di Donggala. Waktor/ ist

Serahkan donasi untuk pembangunan 40 Huntap di Donggala. Waktor/ ist

SULTENG - Pemkab Klaten Bangunkan Huntap untuk Korban Gempa dan Tsunami Donggala

"Gempa, tsunami dan liquifaksi telah 1 tahun berlalu, kini kita perlahan bangkit. Masih banyak yang perlu dibenahi salah satunya Huntap. Terimakasih Kepada Pemkab Klaten yang telah menyalurkan bantuan berupa Huntap (Hunian Tetap) ini" Kata Bupati Donggala Kasman Lassa.

Ucapan terimaksih tersebut disampaikan dalam sambutan diacara Dialog dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Hunian Tetap oleh Bupati Klaten dan Bupati Donggala di Desa Ganti, Kecamatan Benawa Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah pada Jumat siang (13/9).

Seperti diketahui bahwa gempa, tsunami dan liquifaksi menimpa Palu, Donggala dan Sigi pada 28 september 2018 lalu.

Donggala sendiri memakan 2000 lebih korban jiwa dengan kerugian material 18,4 T. Pemkab Klaten memberikan sumbangan sebesar Rp 2.352.377.336.

Sumber bantuan tersebut dari donasi masyarakat Klaten.

Bupati Donggala  Kasman Lassa menambahkan bantuan tersebut sebagai simbol kemanusiaan masyarakat Klaten
"Saudara kita dari Klaten telah membantu kita, ini merupakan simbol persatuan dan kemanusiaan" Tutur Kasman.

Bupati Klaten Sri Mulyani di dampingi Forkompinda kab. Klaten yang terdiri dari Kajari Klaten, Komandan Dandodiklatpur, Anggota DPRD, Komandan Kodim Klaten, Sekda Klaten meninjau langsung pembangunan hunian tetap 40 kk terdampak gempa dan tsunami Donggala 2018. 40 kk penerima bantuan berasal dari kelurahan Labuan Bajo yg sudah tidak lagi memiliki rumah tinggal karena hancur diterjang tsunami saat itu.

"Saudara kita tertimpa musibah, kita berkewajibab untuk membantu saudara kita disini" Tutur  Sri Mulyani.

Bupati Klaten Sri Mulyani menambahkan bahwa bantuan ini wujud dari kepedulian masyarakat sesama warga Indonesia.

"Warga Donggala wajib bangkit, wajib berbenah memulai kehidupan baru. Semangat harus tetap berkobar. Kita sesama warga Indonesia wajib membantu" Lanjut  Sri Mulyani.

Kemudian salah satu Warga penerima bantuan, Anwar Salahuddin mengaku senang dengan bantuan dari Kabupaten Klaten.

"Senang, haru bercampur. Ternyata masih banyak yang peduli dengan kami. Semoga menjadi amal jariyah untuk masyarakat klaten. Kata Anwar

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Perwaskim Donggala, alokasi masing-masing
p rumah adalah 10x12 m2 dengan area seluas 9.000 m2, dengan disain bangunan menggunakan struktur yang ramah gempa bumi.

Bantuan ini akan diberikan melalui PMI Donggala dan dikelola sesuai dengan peruntukan serta kebutuhan warga setempat.

Nur Cahyo dari BPBD Klaten menambahkan keterangan bantuan baru tersalurkan karena menunggu proses dari Donggala mengenai lokasi tempat hunian tetap yang memang warga desa Labuan Bajo di relokasi ke desa Ganti Kecamatan Benawa.

"Proses itu tidak mudah, butuh kejelian dan survei lapangan detail. Survei tersebut yang kemudian memakan waktu yang lama karena kami menghargai proses yang berjalan di Kabupaten Donggala.

Survei tersebut antara lain siapa saja yang berhak mendapatkan hunian tetap dan dimana letak hunian tetap yang akan didirikan. Kami berharap tahun depan sudah bisa ditinggali oleh korban bencana" Kata Cahyo.