Butuh 30 Tahun Memperbaiki Air Sungai Batanghari


Isimewa/Dan

Isimewa/Dan

JAMBI - Kepala Dinas PUPR Provinwi Jambi Muhammad Fauzi menghadiri Peringatan Hari Air Dunia XXVII tahun 2019, yang diselenggarakan di Stasiun Pompa Air Asam di kawasan Jambi Timur Kota Jambi, pada Selasa (2/4/2019). 

Adapun temanya dengan mengangkat semua harus mendapatkan air. Pada kesempatan itu, Fauzi mengatakan bahwa 80 persen masyarakat di wilayah Provinsi Jambi mempergantungkan kehidupannya sehari-hari dengan air terpanjang di Sumatera, Sungai Batanghari. 

Apalagi, sungai itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Jambi. Kini terpantau makin keruh dan diduga sudah terpapar racun yang bersumber dari aktivitas manusia. Hal ini memicu keprihatinan sekaligus kecurigaan akan kualitas air Sungai Batanghari. 

Untuk itu, menurut Fauzi, perlu bersama menjaga Sungai Batanghari demi kelestariannya serta dibutuhkan waktu selama 30 tahun untuk mengembalikan kondisi air yang rusak itu.

"Kami imbau masyarakat untuk sama-sama menjaganya. Misalnya, tidak membuang sampah ke sungai," kata Fauzi.

Hadir pada acara itu, Kepala BWSS VI, Kepala Balai Jalan IV dan seluruh pejabat jajaran dinas PUPR di Jambi.