Coffee Morning, Kapolres AKBP Deden Janji Berlaku Netral Dalam Pilkada Tanjab Timur


Coffe morning Kapolres Tanjab Timur AKBP Deden Nurhidayatullah bersama awak media di Mapolres Tanjab Timur. Waktoe | poll

Coffe morning Kapolres Tanjab Timur AKBP Deden Nurhidayatullah bersama awak media di Mapolres Tanjab Timur. Waktoe | poll

JAMBI - Coffe Morning Kapolres Tanjab Timur  AKBP Deden Nurhidayatullah dengan awak media  yang dilaksanakan di Mapolres, muncul beberapa kesepakatan dan gagasan termasuk kemitraan lembaga kepolisian dengan media dalam rangkain menuju Pilkada. Tanjab Timur,  8 September

Kesepakatan untuk membangun dan mengawal Pilkada yang sejuk damai menjadi prioritas bersama.

Beberapa awak media mengharapkan adanya transparansi informasi terkait kejadian dan penangganan yang dilakukan jajaran kepolisian. Tidak hanya itu, awak media juga berharap netralitas polri di pilkada dan penegakan hukum yang baik, termasuk menjalankan fungsi pencegahannya.

Dalam kesempatan tersebut terkait dengan tahapan kampanye, sesuai dengan PKPU  yang mengatur jumlah peserta dalam kampanye maksimal 100 orang, maka kepolisian yang merupakan bagian dari Gakumdu (penegakan hukum terpadu) mengupayakan pencegahan dengan skrenning dan tidak serta merta melakukan pembubaran.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres AKBP Deden Nurhidayatullah mengatakan bahwa kami jajaran kepolisian  Tanjab Timur akan netral, siapapun yang jadi demi pembangunan Tanjab Timur.

Sedangkan terkait "Money politik"  bisa di diskualifikasi, money politik bisa diajukan setelah ada penetapan calon yang akan dilaksanakan 23 September mendatang.

Syarat bisa di diskualifikasi  kalau money politik dilakukan secara terstruktur,  sistemik, masif. "Bisa di diskualifikasi," Tegasnya.

Kata Kapolres, Gakumdu melihat bukti itu maka bisa saja di diskualifikasi. Dan, kita tegas akan sampaikan ke KPU dalam hal ini.

Sesuai UU 10/2016 sangat jelas dan jajaran saya harus cerdas. " Saya pun juga tidak lama di sini, jadi tidak akan condong ke mana mana," Tegasnya.

Masih kata Kapolres, Jajarannya harus berfikir cerdas untuk melihat case by case, jangan sampai terjebak. Dan, kami mengharapkan peran media untuk memberikan informasi.

Kapolres juga berjanji akan meningkatkan transparansi informasi dan memerintahkan jajaran terkait untuk terbuka terhadap media setiap ada kejadian yang sudah  boleh di publish untuk disampaikan.