Dewan Tanjab Timur Nekad Kunker Ditengah Wabah Covid 19, Gak Tahu Malu


Virus korona. Waktoe | ilustrasi

Virus korona. Waktoe | ilustrasi

JAMBI – Disaat negara menghadapi Bencana Nasional dengan mewabahnya virus korona (covid 19), Sejumlah Pimpinan Dewan dan Anggota Dewan Tanjab Timur malah kunker ke sejumlah daerah.

Anggota dewan ini terkesan  tidak patuh atas himbauan pemerintah pusat yang melarang warga negara Indonesia untuk bepergian, berkumpul dan diharapkan pekerjaan bisa diselesaikan dari rumah.

Ditengah bertambahnya   jumlah pasien positif terjangkit virus corona atau Covid-19 di Indonesia, Pemerintah Pusat telah mengeluarkan larangan yang harus ditindaklanjuti oleh setiap Pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.

Yakni terkait larangan terhadap pejabat daerah untuk melakukan kunjungan kerja atau kunker. Namun sangat disayangkan, larangan Pemerintah Pusat tersebut kelihatannya tidak diindahkan oleh Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Hal ini dibuktikan dengan kegiatan Kunker yang masih dilakukan oleh sejumlah Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Tanjabtim ke sejumlah daerah saat ini.

Ketua DPRD Kabupaten Tanjabtim, Mahrup membenarkan hal ini. Mahrup menegaskan, meski mengetahui adanya larangan Pemerintah Pusat terhadap pejabat daerah agar tidak berpergian keluar daerah, namun ia beralibi bahwa kegiatan Kunker tersebut telah terjadwal dan perjalanannya ditempuh melalui jalur darat.

“Saya sendiri tidak pergi. Itu jadwalnya udah dibuat, dan tidak menggunakan pesawat. Ya karena sudah terjadwal dan sudah Konfirmasi dengan pihak yang akan dikunjungi, dan ini sangat dibutuhkan. Kunkernya ke Dharmasraya dan Pelembang,”kata Mahrup.

Kesan menyepelekan kondisi negara yang diperlihatkan oleh DPRD Tanjab Timur, mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat. Seperti yang disampaikan Syahrul Ramadhan Ketua DPC IPB  kab Tanjab Timur kepada kantor berita waktoe melalui selulernya.

Syahrul mengatakan, kunker Dewan Tanjab Timur menjadi tidak etis disaat negara sibuk melakukan pencegahan virus korona, ini malah bepergian.

"Saya gak habis pikir disaat negara melarang rakyatnya beraktifitas diluar, bepergian, ini pejabat negara ramai ramai pergi, jadi siapa yang tidak paham kondisi, seperti gak punya malu", pungkas Ketua IPB Tanjab Timur.


INI SIKAP BURUK YANG DITUNJUKAN ANGGOTA DEWAN KE WARGA MASYARAKAT


Senada koordinator Gaung Demokrasi Indonesia kabupatrn Tanjung Jabung Timur, Hidayatullah Dachi mengatakan, apa yang di lakukan beberapa anggota dewan itu menunjukan contoh yang kurang baik di masyarakat.

Kepatuhan terhadap himbauan pemerintah yang sangat terkesan diabaikan oleh beberapa anggota DPRD Tanjab  Timur dan akan menjadi preseden buruk bagi mereka, ya memang terkesan di paksakan.

Kami, menilai ini suatu sikap buruk yang lagi diperlihatkan ke masyarakat Tanjab Timur.