Dua ASN Terdeteksi Saat Test Narkoba, Siapa?


Petugas menunjukan rapid test kepada awak media. Waktoe/ Ihsan Abdulah Nusantara

Petugas menunjukan rapid test kepada awak media. Waktoe/ Ihsan Abdulah Nusantara


JAMBI - Dua ASN dilingkup Sekretariat Daerah terdeteksi dalam test urin dadakan yang dilakukan BNK Muaro Jambi setelah apel pagi digelar. Muaro Jambi, 17 Juni.

BNK Kabupaten Muaro Jambi laksanakan tes urine secara mendadak terhadap para PNS dan Honorer yang bertugas di lingkungan Sekretariat Daerah (setda)  Kantor Bupati Muaro Jambi. Tes urine dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB,  Senin (17/6), setelah para PNS melaksanakan apel pagi.

Para PNS dan Honorer langsung diperintahkan memasuki ruangan sekretariat untuk pengambilan sampel urin

Pelaksanaan tes urine dilakukan tim satgas BNK Muaro Jambi. Satu persatu PNS masuk ke dalam toilet untuk mengisi wadah penampung urine yang sudah diberikan petugas. Urine itu kemudian dibawa ke meja petugas dengan pengawalan ketat dari kepolisian. 

Kepala BNK Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno mengatakan bahwa tes urine ini dilakukan sebagai bentuk komitmen BNK muaro Jambi dalam memberantas tindak pidana narkoba di lingkungan ASN Muaro Jambi. 

" Tidak hanya di lingkungan sekretariat, PNS di lingkungan OPD juga akan kita tes juga, nanti akan dilakukan secara mendadak," kata Bambang Bayu Suseno.

Dari hasil uji urine diketahui terdapat dua orang terdeteksi mengkonsumsi obat obatan. Meski belum bisa dinyatakan positif pemakai narkoba namun akan didalami lebih lanjut terkait dua orang tersebut.

Wakapolres Muaro Jambi, Kompol Wirmanto yang juga sebagai wakil ketua BNK Muaro Jambi menegaskan dari dua orang ini sudah ditest ulang dan hasilnya positif, dan nanti akan kita serahkan ke pemda.

"Positif ini belum tentu pemakai narkoba, bisa saja jenis obat yang lain", ujarnya.

Salah satu petugas menjelaskan alat test dengan Rapid test monotes ini ada 6 parameter mulai dari Amphetamine (AMP), Methamphetamine (METH), Marijuana (THC), Cocaine (COC), Morphine (MOP), Benzideazephine (BZO), obat yang terdeteksi, dan untuk dua ASN tadi terdeteksi.

Ike Krisnandi staff dibidang hukum dan Yopi, keduanya diketahui terdeteksi positif hasil test urin yang dilaksanakan pihak BNK Muaro Jambi.

Ike Krisnandi saat di konfirmasi membenarkan hasil test urin positif.

"Tadi ditest dua kali dan hasilnya positif, yang jelas saya lagi sakit gatal gatal dan baru minum obat", jelasnya.