Forum Relawan DIY Apresiasi Komunitas Bosse 06/07 Membantu Pengungsi Merapi


Komunitas Bosse 06/07 saat berfoto bersama usai memberikan bantuan kepada para pengungsi Merapi - (ist)

Komunitas Bosse 06/07 saat berfoto bersama usai memberikan bantuan kepada para pengungsi Merapi - (ist)

Waktoe.com - Kepedulian kepada sesama, ditunjukan oleh Komunitas Pemuda Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Bosse 06/07 dengan memberikan bantuan kepada para pengungsi Gunung Merapi dalam bentuk bakti sosial (Baksos), Minggu (22/11/2020).

Pemberian bantuan di barak pengungsian Gayamharjo, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman ini diungkapkan Koordinator Bosse 06/07, Putra Dwiki Saputra, bantuan yang disalurkannya merupakan bantuan dari warga Padukuhan Sedan dan tempat usaha di Dusun Sedan, khususnya di RT 06 dan RT 07. 

"Bantuan yang kami salurkan berupa mi instan, minyak goreng, kecap manis, air mineral, beras, sabun, gula, dan bubur bayi," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Catur, Ketua Komunitas Bosse 06/07 yang berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat yang sedang berada di pengungsian. "Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat yang sedang susah karena dampak merapi," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pembina Bosse 06/07, Waljito yang saat ini bersama Forum Relawan DIY membuka Posko Darurat Dapur Umum di Gayamharjo mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Komunitas Bosse 06/07. "Saya sangat mengapresiasi  kepada generasi muda yang punya inisiatif untuk peduli kepada kemanusiaan, seperti yang dilakukan oleh Komunitas Bosse 06/07," katanya.

Ditambahkan oleh Koordinator Forum Relawan DIY ini, Posko yang dibuat ini merupakan sinergi antara komunitas relawan dan Satuan Brimob. "Ada 17 komunitas relawan yang terlibat, kami siap melakukan evakuasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan," imbuhnya.

Melalui posko ini, Waljito berharap pihaknya dapat masuk kedalam titik-titik lokasi yang belum tersentuh bantuan. "Kami ingin masuk ke titik-titik yang belum tersentuh bantuan, sebab tidak mungkin semua dicover sendiri oleh pemerintah," pungkasnya.