Gazalba Saleh : APH Jangan Terlalu Cepat Tersangkakan Pelaku Jasa Konstruksi


Dr. Gazalba Saleh, SH., MH. Foto : Istimewa

Dr. Gazalba Saleh, SH., MH. Foto : Istimewa

Waktoe.com - Hakim Agung Bidang Pidana Dr. Gazalba Saleh, SH., M.H., meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk tidak terlalu cepat mentersangkakan pelaku Jasa konstruksi apabila terjadi kegagalan bangunan, karena  berdasarkan UU Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017, suatu bangunan dianggap gagal setelah adanya penilaian dari tim profesional  yang dibentuk oleh menteri.

Hal itu disampaikan oleh Gazalba ketika memberi arahan kepada peserta Temu Nasional Jasa Konstruksi 2018 yang dilaksanakan oleh Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia (P3I) di Hotel Golden Tulip, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2018).

“Terkadang APH terlalu cepat menyimpulkan  tersangka apabila terjadi kegagalan suatu bangunan padahal untuk menentukan gagal tidaknya suatu bangunan berdasarkan UU No 2 Tahun 2017 perlu mendapat penilaian dari tim ahli profesional yang dibentuk oleh Menteri," jelas Gazalba.

Selanjutnya Gazalba mengingatkan apabila APH terlalu cepat mentersangkakan pelaku Jasa Konstruksi, hal itu mengakibatkan para pelaku jasa konstruksi takut dalam mengerjakan proyek konstruksi, padahal saat ini Indonesia sedang mempercepat pembangunan infrastruktur.

“Apabila APH sedikit-sedikit mentersangkakan orang, bisa jadi para pelaku jasa kontruksi menjadi takut mengerjakan proyek infrastruktur padahal saat ini kita sedang mengkebut pembangunan infrastruktur," ujarnya.