GN-KPA, Penyelamatan Air Untuk Kehidupan


GN KPA Bali 5-6 September, wajtoe/ dokumen pribadi

GN KPA Bali 5-6 September, wajtoe/ dokumen pribadi

JAMBI - Komunitas peduli Sungai Muaro Jambi mewakili provinsi Jambi bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera VI (BWSS) mendapat undangan untuk mengikuti acara  Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA). Muaro Jambi, Senin 09 September.

GN-KPA dilaksanakan di Tukad Bindu, Bali dari tanggal 5-6 September, yang dihadiri dari instansi balai wilayah sungai se Indonesia mulai dari Sumatera, Kalimantan, Citarum, Ciliwung-cisadane, Citanduy,  Bengawan Solo, pemali juana, serayu opak, brantas, bali penida,  pompenang-jeneberang, hingga Maluku, terhitung sekitar 15 Instansi.

Sedangkan komunitas yang juga diundang dalam  GN-KPA sebanyak 17 komunitas termasuk didalamnya Komunitas pemuda peduli sungai Muaro Jambi.

Ridho koordinator komunitas peduli sungai kab. Muaro Jambi setelah mengikuti acara tersebut bertekad akan mensosialisasikan ke tingkat kab.kota.dan prov jambi.

Ridho mengatakan untuk GN - KPA dari beberapa unsur belum banyak yang mengetahui, maka catatan saya kegiatan ini adalah langkah awal untuk membangun peran serta masyarakat pemerintah dan dunia usaha .

Kata Ridho,  akan tetapi usaha ini harus didukung oleh pemerintah terkait GN - KPA.

Ditegaskan oleh Ridho, telah disepakati dalam acara tersebut yang dituangkan dalam berita acara yang pada intinya harus terjadi kemitraan untuk dapat menyukseskan GN-KPA  mulai dari Perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evakuasi.

Diharapkan terbentuk kesekretariatan bersama di tingkat provinsi, serta adanya konsensus bersama dan melibatkan peran serta masyarakat berdasarkan kemampuannya.

Berbagai pengalaman dan multi player efek atas gerakan gerakan peduli sungai (air, red) disampaikan oleh masing- masing komunitas sebagai bank data dan pengalaman tersebut bisa diadopsi komunitas yang lain. Begitu juga cara cara penyelesaian masalah yang dihadapi.