HMI Nilai Bupati Romi Haryanto Gagal Bangun Tanjab Timur


Aksi HMI saling dorong dengan personil polisi saat demo di depan gedung dewan. waktoe/istimewa

Aksi HMI saling dorong dengan personil polisi saat demo di depan gedung dewan. waktoe/istimewa

JAMBI - HMI cabang persiapan Tanjab Timur melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Tanjab Timur saat baru dilaksanakan prosesi rapat paripurna Dewan dalam agenda penetapan pimpinan definitive. Tanjab Timur, Senin, 7 Oktober.

Unjuk rasa yang dilakukan HMI Cabang Persiapan Kabupaten Tanjung Jabung Timur ini, menyikapi persoalan - persoalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terkait visi misi merakyat yang dianggapnya gagal.

Unjuk rasa yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Cabang persiapan Kabupaten Tanjung Jabung Timur,  ricuh ( Senin 7 Oktober 2019 Pukul 11.00 WIB ). Karena terjadi dorong antara aparat kepolisian yang sedang melakukan pengamanan pelantikkan Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan HMI yang memaksa masuk kedalam gedung DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur.


Hal ini diungkapkan Joni Iskandar selaku koorlap demo,  didepan gedung DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

"Ada beberapa tuntutan yang kami rumuskan dalam demonstrasi ini, diantaranya mendesak BUPATI Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk berkoordinasi dengan Gubernur Jambi agar segera mencabut ijin perusahaan atau koorporasi yang terkesan mebiarkan lahannya terbakar," Ungkap Joni Iskandar.

Selain itu, pihaknya juga menuntut pihak Pemda Tanjab Timur agar meningkatkan fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta secepatnya menyelesaikan persoalan infrastruktur jalan yang rusak.

" Meningkatkan pelayanan rumah sakit dan puskesmas serta menyediakan PUSTU di setiap Desa di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta mengatasi infrastruktur jalan yang rusak," terang Joni Iskandar.

Berbagai permasalahan di kabupaten sepucuk nipah serumpun nibung sebagai dasar penilaian kegagalan kepemimpinan Romi Haryanto dan Robby Nahliansyah sebagai pasangan bupati dan wakil bupati periode 2014 - 2020.