Inilah Peserta Seleksi CPNS Yang Lolos SKD


Sekda kabupaten Muaro Jambi, M Fadhil Arief. foto/ Ihsan

Sekda kabupaten Muaro Jambi, M Fadhil Arief. foto/ Ihsan

JAMBI - Pengumuman seleksi CPNS tahap pertama dalam seleksi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sudah keluar, berdasarkan surat dari kepala BKN selaku tim pelaksana seleksi nasional pengadaan CPNS 2018 bernomor K26-30/D5700/XI/18.01 yang dikeluarkan per 30 November.Sengeti, Selasa 4 Desember.

Dikarenakan banyaknya peserta seleksi yang gagal memenuhi passinggrade maka pemerintah dalam hal ini BKN dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengeluarkan kebijakan khusus.

Kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Men PAN & RB nomor 37/2018 tentang nilai ambang batas SKB  dan Peraturan Men PAN & RB nomor 61/2018 tentang optimalisasi pemenuhan formasi PNS dalam seleksi CPNS  2018.

Daftar peserta hasil SKD ditetapkan berdasarkan lokasi formasi, jenis formasi dan jabatan serta memuat nilai seleksi kompetensi dasar yang diumumkan dalam websitewww.sscn.bkn.go.id.

Dalam keterangan seleksi tersebut terdapat tujuh kriteria diantaranya,  (PI/L) memenuhi ambang batas dan peringkat terbaik berdasarkan Permen PAN & RB nomor 37/2018 dan berhak mengikuti tahap selanjutnya SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) inilah bagi peserta yang kemarin dinyatakan lolos passinggrade tetapi tetap hanya 1x3. (P2/L) mereka peringkat yang memenuhi nilai kumulatif berdasarkan Men PAN & RB nomor 61/2018dan peringkat terbaik dengan ketentuan maksimal 3 peringkat terbaik dengan batas nilai kumulatif 255. (P1) memenuhi ambang batas berdasarkan Men PAN &  RB nomor 37/2018 namun tidak lulus untuk tahap berikutnya SKB. (P2) memenuhi nilai kumulatif berdasarkan men PAN & RB 61/2018. (TL) tidak Lulus, (TH) tidak hadir dan (TMS) tidak memenuhi syarat.

Penentuan peringkat 1x3 ditentukan dengan batas minimal nilai komulatif 255 secara umum namun ada yang nilai komulatif 220 untuk formasi khusus dan wilayah di Papua, maka jika ada yang sama  berdasarkan pasal 5 Permen PAN dan RB  penentuan didasarkan  secara berurutan  mulai dihitung dari nilai Test Karakteristik Kepribadian (TKP)  Test Inteligensi Umum (TIU) dan Test Wawasan Kebangsaan (TWK), namun jika ketiganya sama dalam  batas  jumlah 3 kali alokasi formasi maka diikutkan semua.

Dengan munculnya dua Permen PAN & RB tersebut pun sangat dirasakan bagi peserta seleksi baik yang lulus passinggrade maupun yang tidak. Dari total yang ikut seleksi dikabupaten Muaro Jambi 5.329  peserta yang hadir 5207 peserta yang tidak hadir 122 peserta  dan yang dinyatakan mengikuti tahap berikutnya yaitu SKB 521 peserta.

Bagi yang lolos passing grade tidak serta merta dapat mengikuti Test tahap SKB dengan munculnya peraturan menteri tersebut karena masing-masing formasi hanya diambil 1x3 saja. Jika dalam satu formasi yang lolos passing grade lebih dari tiga maka akan diambil peringkat 3 besar.

Disampaikan oleh Sekda M Fadhil Arief, ketentuan dalam seleksi CPNS, secara garis besar sudah  final dengan adanya sistim nilai komulatif 255 tersebut.

“Yang memenuhi Passing grade sesuai peraturan yang lama maupun yang baru juga dimabil dalam setiap formasi  tiga kali formasi (1x3), maka jika dalam formasi tersebut kok hanya satu yang lolos passing grade dipastikan mereka akan menjadi CPNS”, terang Sekda.

Kata Sekda, formasi yang dinyatakan lulus bisa dilihat diportal sscn.bkn,go.id, dengan formasi umum sebanyak 514 orang,  sedangkan lulusan terbaik 7 orang . sedangkan pelaksanaan seleksi tahap berikutnya yaitu SKB  akan dilaksanakan besok tanggal 8-9 Desember 2018 dengan menunjuk lokasi  di SMA Titian  Teras  dan polanya tetap sama  dengan tahap sebelumnya.

“Sebetulnya ini problem pendidikan kita, dengan banyaknya yang tidak lulus passing grade, ini harus jadi pembelajaran para guru”, pungkasnya.