Markaban Serahkan Berkas Pendaftaran Ke Nasdem, Ketua DPD Nasdem Demam


Penyerahan berkas pendaftaran Markaban H Bajuri sebagai Bacabup di DPD Nasdem Kab. tanjab timur. Waktoe/ ihsan

Penyerahan berkas pendaftaran Markaban H Bajuri sebagai Bacabup di DPD Nasdem Kab. tanjab timur. Waktoe/ ihsan

JAMBI - Markaban sebagai salah satu bakal calon bupati hari ini (Rabu, 23 Oktober) menyerahkan berkas pendaftaran dikantor DPD partai Nasdem kabupaten Tanjung Jabung Timur. Berkas pendaftaran  diterima langsung Hafis sekretaris DPD Nasdem yang mewakili ketua karena sedang sakit Demam. Tanjab Timur, 23 Oktober.

Hafis Mengatakan, Pengembalian form cabup oleh Markaban kita terima,  Insya Allah Nasdem komitmen sesuai ketentuan dari DPP partai Nasdem.

"Saya sampaikan, nanti  sampai 30 Oktober ada pemaparan visi dan misi di DPD Jambi, Kita akan lakukan pendampingan", ujarnya.

Selanjutnya Desember nantinya akan di undang ke Jakarta untuk dilakukan fit and propertest.

Hafis Sekretaris DPD Nasdem juga menambahkan niat baik pakde Markaban  agar di ijabah dan terbentuk koalisi permanen dan kami pengurus DPD sangat berusaha semaksimal mungkin untuk membantu dan yang tidak kalah penting  kita berharap bisa tegak lurus.

Tambah Hafis, di Internal kita sudah koordinasi dan tidak memiliih yang lain. Dan tidak mengurangi rasa hormat kita sangat terimkasih atas kepercayaannya dimana pakde Markaban mengikuti mekanisme penjaringan yang kita laksanakan.

Sementara itu Markaban dalam kesempatan tersebut mengutarakan pengembalian form di DPD Nasdem Tanjab Timur didampingi Guntur sekretaris DPC PDIP.

"Hari ini terakhir pengembalian berkas pendafataran. Niat baik saya kenapa agak terlambat, karena rencananya bareng dengan Pak Juber dan pak Mustakim," Jelasnya.

Namun  saat dikonfirmasi belum bisa hadir sesuai jadwal,  semoga hari ini bisa juga menyerahkan berkas.

Kata Markaban, kita  siap mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan dan saya berharap nanti saat fit and propertes di Jambi bisa didampingi pengurus DPD Nasdem Tanjab Timur.

Lanjut Markaban, Hari ini mengembalikan berkas dan harapannya bisa diusung sebagai calon bupati /kepala daerah dari partai Nasdem.

Begitu juga disampaikan Guntur sekretaris DPC PDIP, ada beberapa hal, Dimana saya selaku sekretaris  PDIP yang mendampingi pak Markaban selaku kader partai yang mempunyai niat baik memajukan kab Tanjabtim dan pak  Markaban sudah mengikuti fit and propertest di internal PDIP.

"Dari 5  balon yang mendaftar lewat PDIP, yang mengikuti tahapan hanya 2 orang yaitu pak Markaban dan Ainur Tafiq", tegasnya.

Di PDIP, Rekomendasi tidak bisa turun cepat. Diperkirakan Desember hanya Bali dan Jawa. Untuk provinsi Jambi paling cepat di bulan 3 (maret, red).

"Secara pribadi saya memperjuangkan kader partai yang maju. Karena PDIP  hanya 3 kursi maka diharuskan berkoalisi dengan partai lain", ungkapnya.

Kami berharap bisa  mengusung calon bersama partai  Nasdem.
Dan niat baik ini bisa di ijabah Alloh, Kata Guntur.

Ditambahkan Markaban dihadapan relawan dan pengurus DPD Nasdem, Untuk membesarkan partai salah satunya adalah pendanaan dan kita siap segala sesuatunya. Dan jika kita jadi maka partai-partai koalisi semakin besar agar demokrasi di Tanjab Timur tetap terjaga.

Maka kami pesan kepada para dewan agar menyikapi dan memelototi anggaran 2020 agar benar benar  sesuai karena ini tahun politik.

"Kita ini termasuk orang yang teraniaya, jadi bagaimana kita besarkan partai partai agar kekuatannya seimbang", tegasnya.

Pakde Markaban, itulah kebanyakan orang menyebutnya baik ditengah masyarakat maupun dikalangan elit politik karena senioritasnya.

Karakter lugas dan tegas yang menempel di diri Markaban tak diragukan lagi, hal ini terlihat dalam rekam jejak Markaban saat masih aktif di parlemen.

Diperoleh informasi yang dihimpun kantor berita waktoe, Beberapa partai diperkirakan mulai menguat untuk membangun koalisi melawan Petahana.

RR jilid II (Romi Haryanto - Robby Nahliansyah, red) inchumbent akan mendapatkan lawan yang seimbang.

PDIP, Golkar, Nasdem dan Gerindra , empat partai ini yang diperkirakan akan bergabung melawan PAN yang menggusung RR. Meski belum final tetapi para petinggi partai masing masing terus melakukan komunikasi secara intensif. Apalagi Romi Haryanto yang kemarin ikut mendaftar PDIP tidak mengikuti tahapan Fit and Propertest.