Markhaban Politikus PDIP Siap Lawan Petahana Di Pilkada 2020


Kolase dari kiri, bupati Romi Haryanto, wabup Robby Nahliansyah, Markhaban. Waktoe/ Ihsan Abdulah Nusantara

Kolase dari kiri, bupati Romi Haryanto, wabup Robby Nahliansyah, Markhaban. Waktoe/ Ihsan Abdulah Nusantara

JAMBI - Politikus PDIP yang juga masih duduk di Parlemen Tanjab Timur ini siap melawan inchumben Romi Haryanto dalam Pilkada 2020 mendatang. Hal ini disampaikan Markhaban, usai sidang paripurna dewan (selasa, 18/6) kepada kantor berita waktoe. Tanjab Timur, 18 Juni.

"Saya siap untuk melawan Romi Haryanto dan Robby  Nahliansyah dalam pilkada 2020 mendatang", ujarnya.

Sementara ini kan, terkesan keduanya dipermukaan terbelah, apakah mereka berdua akan sama sama naik atau hanya untuk melihat opini publik saja.

Ya, hanya untuk mengukur respon masyarakat bagaimana, bisa saja ini dilakukan, ujarnya.

Tetapi jika kita bisa naik, maka saya siap untuk dicalonkan, daripada kompetisinya  melawan kotak kosong.

Saat ditanya lebih jauh, persoalan koalisi, Politikus yang pernah menjajal di pilkada 2006 ini menjelaskan, yang paling memungkinkan ya dengan Golkar sudah 7 kursi. 

"Kalau lobby resmi belum, tetapi kalau ngobrol, berdiskusi sudah kita lakukan baik dengan Golkar, Gerindra, PBB dan PKS serta Hanura", jelasnya.

Intinya, kita siap melawan, dan harapannya mereka (Romi dan Robby, red) benar-benar terbelah dan keduanya naik sendiri-sendiri biar ramai.

Kata Markhaban, Roh pilkada di Tanjab Timur ini sangat terasa hanya di tahun 2006, dan saat itu saya ikut berkompetisi.

Sementara itu Pengamat Kebijakan Publik, Ari Suryanto kepada Kantor berita waktoe menyampaikan, belum tentu Romi atau Robby diberikan amanah lagi dari PAN untuk pilkada 2020, karena bisa saja diberikan kepada calon lain dan jika tidak melalui PAN sebagai partai mayoritas apakah akan melalui jalur independent atau mencari kendaraan partai lain.

"Ini masih abu-abu belum bisa ditebak, dan dibulan Agustus nanti baru kelihatan", ujarnya.

Aura pilkada di kabupaten Tanjab Timur yang akan melaksanakan pilkada serentak  di 2020, memang belum terlihat nyata di publik. Namun kasak kusuk sudah mulai tercium dan menerka nerka siapa yang berani melawan inchumben, bupati Romi Haryanto begitu juga wabup Robby Nahliansyah jika masih maju dan dipercaya oleh Partai Amanat Nasional sebagai partai penguasa di kabupaten Sepucuk Nipah Serumpun Nibung ini.

Jika dihitung kursi di DPRD Tanjab Timur peluang PAN masih cukup tinggi karena dari hasil perolehan suara di parlemen PAN mendapatkan 17 kursi dari 30 kursi parlemen yang ada. 

Berikut perolehan kursi tiap Partai:
1. Partai Amanat Nasional 17 kursi.
2. Partai Golongan Karya 4 kursi.
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 3 kursi.
4. Partai Nasdem 2 kursi.
5. Partai Gerindra 2 kursi.
6. Partai Hanura 1 kursi.
7. Partai Bulan Bintang 1 Kursi