Menunggu Masker Janji Dinkes Untuk TKBM Pelabuhan Sabak, Ternyata...


Petugas PMI Cabang Tanjab Timur dan Dinas Kesehatan melakukan penyemprotan Disinfektan di beberapa  lokasi sebagai bagaian dari pencegahan dampak virus korona

Petugas PMI Cabang Tanjab Timur dan Dinas Kesehatan melakukan penyemprotan Disinfektan di beberapa lokasi sebagai bagaian dari pencegahan dampak virus korona

JAMBI - Janji dinas kesehatan yang akan memberikan masker bagi tenag kerja bongkar muar di dua pelabuhan hanya omong doang (omdo). Pasalnya hingga kini janji akan mensupport masker gratis bagi TKBM di pelabuhan Muara Sabak dan Nipah Panjang seperti yang dijanjikan saat konferensi pers (13/3) di kantor dinas Bupati belum terealisasi. Tanjab Timur, 25 Maret

Dalam konferensi pers saat itu, sekda Sapril langsung menanyakan stock masker di dinas kesehatan untuk para TKBM, dan di iyakan kesiapan tersebut oleh Henry sekdis Kesehatan.

Saya tanya dulu, apakah dinas kesehatan memiliki stock masker untuk TKBM, tanya Sapril, dijawab, siap dan ada stock masker cukup bagi TKBM, ucap Henry.

Namun alih alih segera diberikan kepada anggota Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan setelah dilakukan konfrensi pers, ini tidak jelas jluntrungnya.

Dari sumber di Pelindo (pelabuhan Sabak) belum ada bantuan masker untuk TKBM hingga kini (25/3).

Saat dikonfitmasi, Ernawati Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui sambungan Washapp nya, terlihat dibaca namun tidak memberikan penjelasan apapun.

Diketahui, TKBM yang berjumlah 90 orang ini bekerja untuk bongkar muat di kapal kapal asing yang masuk di Pelabuhan  Muara Sabak dan Nipah Panjang. Mereka mengeluhkan terkait kondisi terkini adanya wabah virus Korona.

Corona Virus Disease (Covid-19)  membuat para TKBM risau dan takut saat bekerja. Ketakutan paparan virus pun, menjadi perhatian pemerintah dan melalui dinkes akan memberikan bantuan masker gratis bagi pekerja.