Pelantikan Kades, Bupati Romi Haryanto Kembali Tegaskan, Jangan Khianati rakyat.


Foto bersama Bupati Romi Haryanto dengan para kades terlantik. Waktoe | Ihsan

Foto bersama Bupati Romi Haryanto dengan para kades terlantik. Waktoe | Ihsan

JAMBI - Bupati Romi Haryanto melantik sejumlah kades terpilih di tiga kecamatan yang meliputi Muara Sabak Timur,  Dendang dan Kuala Jambi. Sebetulnya ada 7 kades yang dilantik, namun ada tambahan satu kades atas nama Samsu Alam dari Nipah Panjang yang gagal dilantik kemarin karena berhalangan. Tanjab Timur, 14 Januari.

"Jangan khianati rakyat, jadi pemipin harus siap kuping dan mental. Apapun yang kita buat kadang-kadang salah", Pinta Bupati Romi Haryanto saat memberikan sambutan diacara pelantikan kades terpilih.

Lebih lanjut dalam sambutan Bupati mengingatkan dengan keterbatasan yang  ada harus kita siapkan mental kita.

Contohnya, Kita bangun di titik A, sementara  di B rusak. Dan, Klasik alasannya  yaitu keterbatasan dana.

Saya sampaikan disini, dibutuhkan 6 Trilyun rupiah untuk menyelesaikan pembangunan  infrastruktur di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung ini.  Sementara kemampuan keuangan kita APBD 1,1 Trilyun rupiah.

"Terjadi penurunan pendapatan kita dari Petrochina, tahun 2019  hanya 40 milyard rupiah, sedangkan anggaran khusus satker PUPR 30 milyard rupiah", ujarnya.

Persoalan kita, jika dana PUPR  dinaikan maka tidak bisa jalan kegiatan di Satker yang lain. Ini memang ironis, jika di kalkulasi masih butuh 4 bupati atau setara 20 tahun.

Dan Siapa nanti bupatinya? Bisa jadi Erna kelakar bupati, sambil menunjuk anggota dewan yang duduk didepannya.

Lanjut Bupati, Masyarakat tidak  peduli, mereka berharap jalan bagus. Bagaimana kalau kita jalan dari Lambur kita harus bersilat. "Itu jalan provinsi yang memiliki kewenangan provinsi ya, jadi jangan salah", pintanya.

Masih mengenai infrastruktur jalan, Romi Haryanto sampai mencontohkan tentang alokasi anggaran. Saya tanya kades, dan camat dana desa  digunakan untuk kegiatan kecamatan, boleh ndak?, tidak boleh...,  jawab para kades,  begitu juga dana kecamatan  untuk kabupaten boleh? Tidak, jawab 3 camat yang hadir, begitu juga dana kabupaten gak boleh untuk bangun jalan provinsi.

Masih kata bupati Romi  ada 4 kabupaten  pemekaran, dan, Tanjab Timur dimulai dari nol, sedangkan yang lain seperti  Muaro Jambi saat dimekarkan sudah punya investasi, jalan bagus, punya kebun dll.

"Kita saat dimekarkan kita nol, tapi kita selalu disalahkan", cetusnya.

Apapun yang kita kerjakan, kalau dalam pandangan orang itu salah, salahlah kita. Maka Kades jadilah mentor dan dapat mampu mengangkat desa lebih maju, kades jadi garda terdepan.

"Selalu saya ulang, jangan mengkhianati masyarakat anda, komunikasi dengan BPD dan tokoh, keputusan kades cerminkan masyarakat.

Agenda politik pilgub dan pilbup. Saya di sini mengajak untuk berperan mengambil keputusan kedepan. Peran lebih untuk kebijakan pemerintah provinsi,  Intinya kompak untuk menentukan pilgub.

Kita sama-sama  pilih gubernur dan mereka  sadar bahwa Tanjab Timur sebagai penentu, dan itu harus. Kalau tidak sebagai penentu jalan ke Rasau atau Simpang Kiri tetap seperti ini.

Terimaksih atas dukungan warga masyarakat semua dalam membangun kabupaten ini, karena BPS merilis Tanjab Timur menjadi kabupaten  yang mampu mengurangi kemiskinan tertinggi di provinsi Jambi.

"Dan, empat kabupaten pemekaran hanya  kita yang  juara MTQ tingkat provinsi", pungkasnya.

Berikut nama nama kades terpilih yang dilantik tahap kedua oleh bupati Romi Haryanto:
1. Kecamatan Muara Sabak Timur, Ukas desa Alang Alang, Sarman desa Siau Dalam, Zainuddin desa Lambur, Muhammad Tandri desa Kota Harapan.
2. Kecamatan Dendang, Abdul Samad desa Kuala Dendang, Sutrisno desa Sidomukti
3. Kecamatan Kuala Jambi, Ridwan desa Kuala Lagan
4. Kecamatan Nipah Panjang, Samsu Alam desa Sungai Jeruk.

Pelantikan kades terpilih akan dilaksanakan lagi besok Rabu, 15 Januari untuk wilayah Mendahara Ulu, Geragai dan Mendahara Ilir yangbakan ditempatkan di kantor camat Geragai.