Pemkab Muaro Jambi Datangkan 2000 Rapid Test, Sekda Fadhil: Untuk ODP dan Suspect


Penanganan covid 19 oleh tim gugus tugas Muaro Jambi. Waktoe | ilustrasi

Penanganan covid 19 oleh tim gugus tugas Muaro Jambi. Waktoe | ilustrasi

JAMBI - Penerimaan bantuan alat rapid test dari pusat yang hanya  50 aet dipandang tidak cukup untuk mendeteksi penyebaran covid 19 di kabupaten Muaro Jambi. Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinkes Muarojambi Yes Isman saat dikonfirmaai via WhatsApp Selasa (31/3/2020) mengatakan dengan jumlah 50 alat rapid test tersebut sangat kurang untuk melakukan tes massal.

M Fadhil Arief Sekda Muarojambi, mengatakan, pemerintah daerah  telah memesan 2.000 alat rapid test untuk mencukupi kebutuhan tes Covid-19.

"Saat ini alat rapid test tersebut sedang dalam perjalanan, Insya Allah setelah alat tersebut datang bisa kita gunakan sewaktu-waktu, dan hanya dipergunakan bagi kategori ODP dan suspect covid 19, " Ungkapnya.

Kata Fadhil, untuk agenda rapid test secara massal belum ditentukan pelaksanaannya, yang jelas alat ini bisa digunakan secara terus menerus dan sewaktu dibutuhkan bagi masyarakat yang berstatus ODP.

Saat ini di Muarojambi terdapat 114 ODP. "Saat ini kita bersama tim gugus tugas Covid-19 terus bekerja, melakukan pemantauan. Untuk yang berstatus PDP belum ada," tutupnya.