Perburuan Delon Penista Agama Berakhir, Kapolres Akbp Deden: Warga Jangan Terprovokasi


Konferensi pers kasus penistaan agama dan pelanggaran ITE terhadap Delon Syamputra Duha. Waktoe | ihsan

Konferensi pers kasus penistaan agama dan pelanggaran ITE terhadap Delon Syamputra Duha. Waktoe | ihsan

JAMBI - Tertangkapnya Delon, penista agama oleh jajaran polres Tanjung Jabung Timur mengakhiri proses perburuan (DPO, red) yang dilakukan berhari hari terhadap penista agama Islam yang terbongkar melalui cuitan di Medsos beberapa hari yang lalu. Tanjab Timur, 28 Januari

Disampaikan Kapolres Akbp Deden Nurhidayatullah didepan awak media, selang dua hari setelah penangkapan terhadap Delon. Dikatakan,  konferensi perss ini guna membuat terang tentang postingan akun facebook Delon Syamputra Duha berinisial ED yang cuitanya diduga mengandung unsur penistaan agama.

Kapolres Tanjab Timur menjelaskan kronologis cuitan di akun facebook Delon berawal dari Group medsos Facebook yang saling ejek, maka terjadilah cuitan oleh pemilik akun facebook Delon Syamputra Duha yang diduga melanggar penistaan agama.

Atas kejadian tersebut saat ini Kepolisian Resor Tanjab Timur telah mengamankan tersangka pemilik akun facebook Delon Syamputra Duha guna dilakukan penyidikan dengan dijerat pasal 28 ayat 2 jo Pasal 54 ayat 2 UU no. 19 Tahun 2016 atas perubahan  UU no.11 Tahun 2008 tentang ITE subsider Pasal 156. a KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 Tahun.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh umat beragama Kab. Tanjab Timur khususnya warga nitizen agar tetap tenang dan sabar atas postingan di facebook akun Delon Syamputra Duha, jangan sampai terprovokasi.


BIJAKLAH DALAM BERSOSIAL MEDIA DAN SERAHKAN KASUS ED KEPADA PENEGAK HUKUM


"Bijaklah dalam bersosial media dan serahkan sepenuhnya kasus ED kepada penegak Hukum dalam hal ini Polres Tanjab Timur," ungkap Kapolres Tanjab Timur Akbp Deden Nurhidayatullah, SIK, SH.

Dalam Konferensi perss pemilik akun facebook Delon Syamputra Duha yang dihadirkan menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh umat beragama Indonesia dan Kab. Tanjab Timur khususnya warga nitizen.

"Dalam postingannya di medsos facebook miliknya yang  telah menistakan agama dan saya berjanji tidak akan mengulangi kembali dan siap bertanggung jawab atas perbuatannya," Ujar Delon.

Sekda Tanjab Timur Safril, S.Ip mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres Tanjab Timur  yang telah berhasil mengamankan pelaku penistaan agama, terhadap pemilik akun facebook Delon Syamputra Duha semoga tidak terjadi lagi kasus serupa di Kab. Tanjab Timur.

Terkait adanya group 1991 yang disitu cuitannya saling menghujat agama, Kapolres berjanji akan berkoordinasi, untuk penyelidikan  lebih lanjut untuk membongkar permasalahan ini.

Dari catatan kantor berita waktoe, Viralnya postingan Delon Syamputra Duha di Media Sosial beberapa Minggu terakhir, menyita perhatian masyarakat dan berbuah laporan ke pihak berwajib. Front Pembela Islam (FPI) langsung melayangkan laporan ke Polres Tanjung Jabung Timur. Melalui M Hatta salah satu pengurus  FPI Tanjab Timur.

Viralnya cuitan Delon yang menistakan agama Islam pun menjadi perhatian serius dengan diadakannya rapat koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama stake holder lainnya.

Dalam kesimpulan rapat tersebut diantaranya mengharapkan agar kepolisian secepatnya menangkap Delon dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Hingga akhirnya polisi mampu meringkus penista agama ini tanpa perlawanan.