Petrochina Serahkan TJS, Bupati Romi: Hari Ini Saya Belum Puas


Romi Haryanto bersama pejabat Petrochina dalam kegiatan serah terima tanggungjawab sosial yang bertempat di perpustakaan desa Pandan Makmur. Waktoe | Ihsan

Romi Haryanto bersama pejabat Petrochina dalam kegiatan serah terima tanggungjawab sosial yang bertempat di perpustakaan desa Pandan Makmur. Waktoe | Ihsan

JAMBI - Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto menerima beberapa fasilitas  kegiatan dari program Tanggungjawab sosial Petrochina SKK Migas blok Jabung. Tanjung Jabung Timur, 3 Maret.

Serah terima tersebut dipusatkan di dua tempat, desa Pandan Sejahtera yang mendapatkan fasilitas dari dana CSR mulai dari rumah kompos, Margot, Koperasi, TPS dan lainnya serta serah terima gedung dan fasilitas perpustakaan yang dipusatkan di desa Pandan Makmur.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Romi Hariyanto mengatakan adanya permintaan rumah kompos desa Pandan Sejahtera bantuan dan pendampingan dari program tanggungjawab sosial Petrochina, "Tolong Petrochina jangan setengah hati membantu ya, jadi tolong dibantu seklian soal perijinan rumah kompos ini".

Jika sudah ada ijin, maka pemerintah bisa mengambil pupuk ini. "Kita butuh untuk pupuk buah di Agrowisata KTM", ungkapnya.

Kata Romi, untuk Pt WKS kebutuhan mereka  3000 ton dan kita baru bisa 300 ton dari sini.

Sedangkan untuk koperasi yang menerima bantuan outlet dari dinas  Perindag, (gedung) dari petrochina sekitar 5 bulan, saya yakin bisa diselesaikan. Yang terpenting koperasi bisa jalan dan anggota dapat asas manfaat.

Bupati juga sempat bertanya ke anggota koperasi, soal pinjaman, dan salah satu anggota hanya ketawa.

"Pak Bupati,  Saya sebagai anggota koperasi, pekerjaan saya (menjahit) sudah sangat diuntungkan dengan adanya  pelatihan dan ilmu pemasaran melalui outlet dan ada peningkatan," Ungkapnya ke bupati.

Dulu sebelum jadi anggota pendapatan kita 1 bulan Rp. 2.000.000,-  sekarang pendapatan saya dikisaran Rp. 5.000.000,-.

Anggota yang lain, yang berprofesi sebagai pengrajinan tas tali koor, sejak gabung kami lebih ke pemasaran, tas tergantung pemasaran dan sekarang sudah mampu jual 10 buah per bulan, rata raya harga Rp.200.000,-

Mendengar keluhan tersebut, Bupati langsung nyeletuk, Bapak Dewan, Kadis  belilah,  pakai tas lokal kita.

Bupati Romi, terlihat kupas habis persoalan-persoalan warga di moment penyerahan tanggungjawab  sosial dari Petrochina, Ltd. Seperti bupati menyindir para petinggi Petrochina yang hadir saat itu karena belum memakai batik Sabak.

"Ini pak Banu (Div Comdev) dan Fice President, terlihat belum memakai batik Sabak", ungkapnya.

"Kembali saya menghimbau, ke Pihak Petrochina agar membantu UMKM dibantu perijinan PIRt dan label halalnya", pintanya.

Bupati juga berkelakar ke UMKM terutama pengrajin batik, Ini sekedar cerita ya, saat acara bersama Presiden, saya pede pakai batik Sabak dan motifnya hanya saya yang pakai, namun ternyata ada juga  yang pakai dengan motif sama.

"Katanya Ayuk (sebutan kakak perempuan) memberikan ke bupati saja, eh ternyata ada puluhan yang pakai sama," Ujar bupati disambut gelak tawa hadirin.

Masih menyinggung soal Petrochina, bupati menyampaikan, Kedepan saya berharap Petrochina  memberikan lebih, hari ini saya belum puas.


BACA JUGA:
http://waktoe.com/content/ajak-anak-gemar-membaca-bupati-romi-hariyanto-gerakan-literasi-harus-didukung

http://waktoe.com/content/antisipasi-virus-korona-bupati-romi-akan-adakan-rakor


 

Bupati Minta MoU Khusus Dengan Petrochina

Terkait dengan kondisi jalan yang rusak dan keterbatasan anggaran pemda, bupati meminta kepada pihak petrochina untuk membuat Mou khusus tentang pembangunan infrastruktur jalan.

Seperti pembangunan jalan dari Geragai hingga Mendahara Ilir, dimana Petrochina ditahun 2020 ini akan membangun jalan tersebut sepanjang 3 KM.


SAYA MINTA ADA MOU KHUSUS PEMDA DENGAN PETROCHINA, JIKA SEPAKAT MAKA SAYA AKAN DUKUNG SELURUH KEGIATAN PETROCHINA DISINI


"Saya, meminta agar Petrochina tidak hanya mengaspal tetapi rigid beton, jadi bangunlah jalan dari Geragai sampai Mendahara Ilir, dan itu yang menjadi tanggungjawab Petrochina kira kira sampai berapa tahun, silahkan", pinta bupati.

Karena, jalan seluruh masyarakat yang  akan menikmati, sambung  Romi.

Sementara   Fice Presiden Petrochina, mengatakan serah terima program tanggungjawab sosial, ditahun 2019 kita serahkan 16 kegiatan pada hari ini, ada Perpustakan, Paud, Air bersih, TPS, Margot dan Rumah Kompos. Ada beberapa kegiatan lain juga seperti  Anjungan masyarakat hidup sehat, komunitas pengrajin, dan bea siswa bagi masyarakat tidak mampu dan berprestasi.

"Perpustakaan Pandan Makmur, Simpang Tuan,  gedung kita bangun dari dana CRS Petrochina dan perusahaan kontrak kerjasama, SKK Migas blok Jabung, namun  bukunya dari karyawan  SKK Migas dari  Jakarta.

Fice Presiden juga berharap kerjasama yang baik dimasa yang akan datang, " Kami mengharap ada kerjasama yang baik dimasa masa yang akan datang", pungkasnya.

Adiyanto Agus kepala SKK  Migas Sumbasel, menjelaskan kontraktor dan perusahaan kontrak kerjasama  memiliki kewajiban mengembangkan wilayah kerjanya dalam bentuk kerjasama dengan Pemda dan masyarakat sekitarnya.

Dan, ini merupakan program tanggungjawab sosial. Banyak program yang direncanakan. Membangun bukanlah tanggungjawab Pemda saja tetapi BUMN dan swasta harus mendukung program yang dicanangkan.

"Program yang dicanangkan semoga senang tiada dapat terlaksana demi kemaslakatan masyarakat bersama, dengan dukungan masyarakat operasi SKK Migas semakin lebih baik", pungkasnya.

Acara serah terima kegiatan tanggungjawab yang diselenggarakan, Selasa,  3 Maret 2020,  pkl 09.30 WIB.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Romi Haryanto dan wakil bupati Robby Nahliansyah didampingi kepala OPD,  ketua DPRD dan anggota Dewan, Camat dan Forkompinca. Hadir juga Kaplres AKPB Deden Nurhidayatullah dan Kapolsek Geragai AKP Hardi, serta Jajaran humas and Relationship Petrochina.