Pilkada 2020 Tanjab Timur, Bupati Romi Haryanto Tutup  Mulut


bupati Romi Haryanto saat memberikan sambutan dalam pelantikan pejabat eselon III dan IV kabupaten tanjung Jabung Timur. waktoe/ Ihsan Abdulah Nusantara

bupati Romi Haryanto saat memberikan sambutan dalam pelantikan pejabat eselon III dan IV kabupaten tanjung Jabung Timur. waktoe/ Ihsan Abdulah Nusantara

JAMBI - Desas desus pilkada serentak 2020 mulai menggeliat dipermukaan, baik pilkada tingkat kabupaten maupun provinsi, termasuk desas desus itu menyasar bupati dan wabup Tanjab Timur yang diisukan akan naik di pilkada provinsi Jambi. Selesai melantik pejabat eselon III dan IV dihalaman kantor dinas bupati, saat dicecar wartawan soal peluang pilkada 2020 di provinsi Jambi, bupati Romi Haryanto bungkam dan terus mengelak pertanyaan awak media. Tanjab Timur 24 Juni.

Meski pilkada 2020 desas desus di masyarakat menjagokan bupati Tanjab Timur Romi Haryanto untuk maju sebagai Bakal calon Gubernur atau wakil Gubernur namun, orang nomor satu ini cenderung bungkam saat ditanya awak media setelah pelantikan pejabat dilingkup pemda Tanjab Timur. Malah bupati Sepucuk Nipah Serumpun Nibung ini berseloroh jika sama Agus (salah satu wartawan, red) saya mau.

"Sambil ketawa, saya mau kalau berpasangan sama Agus", cetusnya.

Saat disinggung lebih memilih di Tanjab Timur atau di Kota, sambil menepuk nepuk pundak wartawan, Romi bergegas meninggalkan lokasi pelantikan yang berada di halaman kantor dinas bupati dan meninggalkan pasangannya Wabup Robby Nahliansyah yang sibuk melayani permintaan foto bersama para pejabat yang baru saja dilantik.

Sementara Wabup Robby Nahliansyah  pun cenderung diam saat ditanya masalah peluangnya di pilkada 2020 mendatang. Namun wabup Robby Nahliansyah kepada kantor berita waktoe memastikan bahwa pilkada kabupaten Tanjab Timur 2020 masih berpasangan dengan Bupati Romy Haryanto.

"Pilkada 2020, di Tanjab Timur, saya masih berpasangan dengan Pak Bupati", ujarnya.

Ditambahkan, untuk politik di tingkat provinsi saya tidak ada komentar, bentar ya, saya melayani foto bersama, pungkasnya.

Isu terbelahnya pasangan bupati dan wakil bupati Tanjung Jabung Timur di penghujung tugasnya, menjadi rumor di masyarakat luas, bahkan isu terbelahnya orang nomor satu dan dua ini dijadikan dasar kalkulasi peta politik pilkada yang akan dihelat 2020 mendatang. Namun jika keduanya (petahana, red) masih berpasangan, menjadi lain peta kompetisi yang akan terjadi.