Pilkades Serentak Muaro Jambi, Tak Ikut Test Adat Dijamin Gugur


Sekdis PMD dan Pelaksana Harian Pilkades Serentak, Amrulloh. Waktoe/Ihsan Abdulah

Sekdis PMD dan Pelaksana Harian Pilkades Serentak, Amrulloh. Waktoe/Ihsan Abdulah

JAMBI - Pilkades serentak kabupaten Muaro Jambi akan dilaksanakan secara serentak 11 Nopember 2019. Hal ini disampaikan Amrulloh pelaksana harian pilkades serentak 2019 yang juga sekretaris dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Tanjab Timur. Muaro Jambi, Senin 9 September.

Ada sebanyak 62 desa yang akan melaksanakan pilkades serentak ditambah 3 desa Pergantian Antar Waktu (PAW).

Kata Amrulloh, tahapan pendaftaran Tahap pertama ada  2 desa belum ada yang mendaftar maka diperpanjang selama 20 hari kedepan, jika ternyata tidak ada peminat maka akan ditunda hingga 2022.

"Jika setelah diperpanjang tetap tidak ada peminat maka akan ditangguhkan hingga 2022 dan PJs Kades yang akan menjabat", ucapnya.

Dua desa yang diperpanjang masa pendaftaran tersebut  Teluk Raya kec Kumpeh Ulu, dan Sumber Mulia kecamatan Bahar Utara.

Lanjut Amrulloh,  Pemberkasan dan test akan dilaksanakan kalau calon lebih dari lima. Dan akan dilaksanakan besok 19 September di ruang diklat BKD.

Pilkades serentak dilaksanakan 11 Nopember  sesuai Perbup no 11/2018 yang dikeluarkan pada 29 Januari 2018. Hal ini merujuk sesuai perda, no 1/2016. Dan Perda no 1/2015.

Persiapan sesuai dengan tahapan, tidak ada masalah, dimana pada 21 Agustus ditutup pendaftaran.

Ada 11 yang pendaftar lebih dari 5 orang maka akan  dilakukan seleksi tambahan pada 19 September  dilaksanakan di ruang diklat BKD, pelaksanak test tertulis sendiri dilakukan oleh tim  penguji (assesor) lembag independent provinsi.

Soal yang diujikan mulai dari Pancasila, Desa, NKRI, dan pengetahuan umum.

Seleksi tidak  dikenakan biaya. Dan tidak ada beban bagi calon kepala desa.

Metode Pemilihan dengan coblos kertas suara yang terdapat gambar cakades berikut nama.

"Surat suara dan kotak suara disediakan oleh panitia kabupaten sedangkan untuk bilik suara dari panitia desa", ucap Amrulloh.

Saat disinggung anggaran untuk kertas suara, nilai belum diketahui, karena DIPA APBD perubahan belum keluar.

Saat disinggung jumlah pengajuan pun, sekretaris dinas PMD ini tidak bersedia menjawab.

Lebih lanjut, dikatakan Amrulloh tidak ada kerjasama dengan KPUD dalam penyiapan bilik suara dan kotak suara.

Kita hanya mendapatkan data pemilih sementara (DPS) dari KPUD dan selanjutnya nama nama  diseleksi lagi oleh Palona.

Disamping persayaratan baku didalam peraturan bupati  juga disyaratkanTest seleksi adat namun tidak menentukan kelulusan tetapi merupakan bagian dari persyaratan.

"Nilai tidak menentukan, tetapi kalau tidak ikut pencalonan menjadi gugur", ujarnya.

Apabila pendaftar lebih dari Lima maka seleksi adat dihitung sebagai bobot, atau bagian dari rekapiltulasi skore.

Pelaksana test adat dilakukan oleh  penguji dari Lembaga Adat Melayu kabupaten Muaro Jambi.

 

Kades Pergantian Antar Waktu

 

Penggantian Antar Waktu (PAW) Tajung Kantung, Tangkit, Sukamaju dilaksanakan karena sisa masa jabatan  lebih dari satu tahun. Hal ini terjadi karena ada yang meninggal atau mengundurkan dari jabatan kades.

Seperti yang terjadi di dua desa karena kades mengundurkan diri karena mrncalonkan diri menjadi DPRD pada pemilu kemarin.

Amrulloh menjelaskan, PAW dilaksanakan tidak seperti pemilihan pilkades pada umumnya, tetapi hanya dilakukan  dari perwakilan masyarat seperti  RT, RW, Kadus, Kelompok Tani , BPD, LKMD, tokoh adat, Nelayan dll dan dibuat juga panitia pelaksana PAW tersebut.

PAW sendiri mengacu pada Permendagri no 65/2017 te!tantang mekanisme pelaksanaan PAW.