Proyeksi 1300 Ha Lahan Jagung Dipertanyakan, Bagaimana Realitanya


Penanaman jagung di wilayah Rantau Rasau, dengan tumpang sari dilahan perkebunan sawit. Waktoe | istimewa

Penanaman jagung di wilayah Rantau Rasau, dengan tumpang sari dilahan perkebunan sawit. Waktoe | istimewa

JAMBI - Pemda Tanjab Timur melalui dinas Pertanian dan Hortikultura mengalokasikan lahan tanaman Jagung  seluas 1300 Ha. Program tanaman pangan ini, pemerintah pusat melalui dinas Pertanian dan Hortikultura kabupaten Tanjab Timur memberikan bantuan bibit 15 kg per hektar dan bantuan pupuk. Tanjab Timur, 27 Agustus.

Disampaikan Mahmud kabid Tanaman Pangan dinas Pertanian dan Hortikultura kepada kantor berita waktoe (9/7), kawasan lahan yang diproyeksikan untuk tanaman jagung ini tersebar di 10 kecamatan dari 11 kecamatan yang ada. Kecamatan Kuala Jambi lah satu satunya yang tidak diproyeksikan tanaman jagung.

"Lahan yang kita proyeksikan 1300 Ha, yang tersebar di 10 kecamatan di Tanjab Timur, dengan asumsi kebutuhan 15 kg benih  per hektar," Ujarnya.

Untuk bibit jagung yang disiapkan 19,5 ton dengan lahan lahan detailnya di Satker PPL disetiap kecamatan. Dari luasan lahan tersebut ditargetkan 5 - 6 ton perhektar, maka akan didapatkan 6500 ton nantinya.

Target hasil ini ditentukan dengan klasifikasi normal, tidak kekeringan dan tidak terkena banjir.

Namun untuk bantuan pupuk ini, bisa pupuk swadaya petani bisa juga pupuk subsidi  jika hamparan tersebut sudah masuk dalam usulan  melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk  sebesar 100 - 150  kg per hektar pupuk NPK.

Ditambahkan benih jagung yang diberikan adalah jenis Bisi 226 Di ditribusikan mulai April hingga Juni. Jagung ini menjadi semangat baru petani karena  pasaran bagus.  Di Berbak, Rasau termasuk daerah yang produktif.

"Sesuai juknis dari pusat penanaman terakhir di September, namun Justifikasi bisa saja mundur karena kondisi alam. Meski acuan cuaca merunut BMKG," Ujar Mahmud.

Ditambahkan, untuk tahun lalu jumlah lahan yang diperuntukan seluas 1100  hektar dengan produksi sekitar 4,23 ton per hektar. Jika dihitung harga rata rata, Rp. 3500,- per kilogram kering bulir.

Di dinas kita pun juga melalui Brigade Alsintan,  menyediakan Alsintan untuk dipinjamkan ke  Petani,  namun datang dalam kondisi baik pulang dalam kondisi baik. BBM, transportasi Alsintan menjadi tanggungjawab Gapoktan

Lokasi Tanam Jagung Dipertanyakan

Alokasi 1300 Hektar tanaman jagung yang diproyeksikan Dinas Pertanian dan Hortikultura Tanjung Jabung Timur ada  sebagian yang  tidak jelas.

Dari berbagai sumber dilapangan  lokasi dan penanaman jagung ini tidak jelas. Hal ini disinyalir bibit jagung hanya dibagi-bagikan oleh kelompok tani kepada petani yang mau. Bahkan tidak ada kejelasan hamparan yang menjadi lokasi tanam jagung.

Seperti yang terjadi di lokasi Muara Sabak Barat dimana terdapat 1,5 ton bibit jagung yang didistribusikan oleh Satker PPL Muara Sabak Barat untuk alokasi lebih kurang 100 Hektar. Namun lahannya tidak terpantau dengan baik.