Selendang Lurik Wajib Dikenakan Setiap Rabu, Siapa Yang Diuntungkan


Selendang lurik  waktoe/poll

Selendang lurik waktoe/poll

SOLO - Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klaten mulai Rabu, 6 November 2019 wajib memakai selendang lurik untuk melengkapi seragam yang  warna putih dan bawahan baik rok maupun celana warna gelap atau hitam. Penerapan kebijakan tersebut terlihat pada apel pagi di Halaman Pendopo Pemkab Klaten baik Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun ASN  yang bekerja di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), Badan atau Dinas yang berdekatan dengan Setda Klaten semua mengenakan selendang lurik. Klaten, 6 Nopember.

Kepala Bagian Humas Setda Klaten, H Wahyudi Martono, SSos, MM mengatakan, pemakaian selendang lurik mengacu pada Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Nomor 025 / 469 /2019 tentang Pemakaian Atribut Pakaian Dinas tertanggal 21 Oktober 2019 yang ditandatangani Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM. Dalam SE Sekda Klaten dijelaskan bahwa pemakaian selendang lurik bagi ASN tiap hari Rabu menindaklanjuti perintah Bupati Klaten terkait pemakaian pakaian dinas bagi ASN di lingkup Pemkab Klaten.

Dalam SE Sekda Klaten tersebut, kata H Wahyudi Martono, dijelaskan seragam putih bawah gelap yang dipakai setiap Rabu wajib dilengkapi dengan selendang lurik khas Klaten. ASN yang berjilbab wajib memakai jilbab polos dengan warna merah.

Pemakaian seragam dinas tersebut dimulai pada Rabu, 6 November 2019 dan wajib dilaksanakan semua ASN yang bertugas di Kabupaten Klaten.
Atas SE Sekda tentang Pemakaian Atribut Pakaian Dinas dengan menggunakan selendang setiap Rabu, maka terlihat pada Rabu pagi, 6 November 2019 semua ASN di Kabupaten Klaten sudah mengenakan selendang lurik.

Bahkan, para ASN di lingkup Sekda Klaten memakai selendang lurik warna warni seperti warna merah, coklat, kombinasi warna pelanggi dan lain sebagainya.

Wahyudi Martono mengatakan, ASN di lingkungan Bagian Humas Setda Klaten juga sudah menggunakan selendang lurik seperti SE Sekda Klaten. Bagian Humas Klaten mendukung kebijakan Pemkab Klaten yang mewajibkan ASN memakai selendang lurik setiap Rabu.

Semua Kepala Sub Bagian yang ada di Bagian Humas mendukung penuh kebijakan pemakaian selendang lurik khas Klaten untuk melengkapi seragam putih hitam setiap Rabu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sub Bagian Analisis dan Kemitraan Media (AKM) Bagian Humas Klaten, Ngadimin ST berinisiatif membelikan selendang lurik sehingga seragam. Termasuk Kepala Sub Bagian Protokol Poniran SSos dan Kepala Sub Bagian Pembinaan Informasi dan Publikasi (PIP) Muhamamad Nur Cahyo Sasongko, SKom juga membelikan seragam selendang lurik untuk jajarannya masing-masing. Sehingga semua ASN di Bagian Humas Klaten pada Rabu, 6 November 2019 semua sudah menggunakan selendang lurik.

Kebijakan pemkab Klaten ini mendapatkan penilaian positif dari pengusaha atau pengrajin lurik yang terdapat di Klaten. Produk mereka mampu terjual  dengan adanya kebijakan tersebut.

Berbagai terobosan mulai dari pemakain seragam batik lurik yang sudah lama diterapkan, dilanjutkan dengan pemakaian selendang lurik dan berbagai event yang banyak memakai instalasi berbahan lurik khas Klaten sangat mendorong kemajuan industri lurik yang ada.