serahkan berkas Pendaftaran Di Gerindra, Mustakim: Saya Siap Dampingi Markaban


Penyerahan berkas pendaftaran Mustakim sebagai Bacawabup dipartai Gerindra. Waktoe/ihsan

Penyerahan berkas pendaftaran Mustakim sebagai Bacawabup dipartai Gerindra. Waktoe/ihsan

JAMBI - Hari terakhir penjaringan di DPC partai Gerindra (15/11) dimanfaatkan oleh Mustakim untuk mengembalikan berkas pendaftaran, dengan begitu secara resmi Mustakim resmi mendaftar di partai besutan Prabowo Subiyanto ini sebagai bakal calon wakil bupati dalam pilkada Tanjung Jabung Timur 2020. Tanjab Timur, 15 Nopember.

Mustakim termasuk yang kandidat ketiga yang telah mengembalikan berkas ke Gerindra mengikuti Markaban dan Mulyono Eko yang keduanya mendaftar sebagai bakal calon bupati.

Sekitar pukul 15.00 WIB di dampingi  para relawan  Mustakim tiba di kantor DPC Gerindra  dengan menaiki mobil warna hitam dan langsung disambut didepan pintu masuk oleh panitia penjaringan di dampingi ketua dan sekeretaris  DPC Gerindra.

Setelah mereka saling berpelukan dan bersalaman Rombongan Mustakim dipersilahkan duduk  untuk dimulai penyerahan berkas. dengan sebelumnya dipertanyakan lagi oleh Jasmin Idris sekretaris penjaringan  mengenai pengambilan berkas sebelumnya  dan memastikan mengikuti penjaringan di Gerindra sebagai Bacawabup.

Apakah benar bapak H. Mustakim mendaftar di Gerindra sesuai formulir yang diambil sebagai bakal calon wakil bupati? tanya Jasmin,  yang langsung dijawab oleh Mustakim, Ya, saya mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati.

Selanjutnya Sutandiyo, wakil ketua penjaringan menyampaikan sangat berterimakasih dan mengapresiasi, ada kebanggaan dari partai Gerindra  dengan hanya memiliki dua kursi di Parlemen,  seorang kader Golkar yang partainya memiliki empat kursi diparlemen berkenan daftar mengikuti penjaringan di Gerindra.

"Bapak H. Mustakim, formulir yang bapak serahkan kami terima dan nanti akan kita cek kelengkapannya, jika ada kekurangan nanti akan kami sampaikan untuk dilengkapi, dan secara syah  bapak sudah resmi sebagai bakal calon wakil bupati kami", ungkap Sutandiyo.

Hari ini sebagai hari terakhir penjaringan di partai  Gerindra namun kita akan tunggu hingga pukul 12.00 WIB, bilamana nanti masih ada yang daftar sampai jam tersebut masih kita layani.

Kata Sutandiyo, tahapan selanjutnya setelah berkas dirasa lengkap seluruh berkas pendaftaran bakal calon akan kita serahkan ke DPD Gerindra Jambi dan nantinya kami akan informasikan kepada Kandidat untuk tahapan berikutnya dari DPD Gerindra Jambi.

Dalam sambutannya setelah penyerahan administrasi selesai Ashar Idris ketua DPC Gerindra menyampaikan kepada Bacawabup (Mustakim Red), sesuai dengan hasil Rapimnas Gerindra di Hambalang beberapa waktu yang lalu,  DPP Gerindra menginstruksikan  agar partai Gerindra yang daerahnya memiliki agenda pemilihan kepala daerah untuk membuka penjaringan dari 25 oktober hingga 15 Nopember 2019. 

Selanjutnya hari ini bapak H. Mustakim mendaftar di Gerindra dan akan kita laporkan ke DPD Gerindra provinsi Jambi, untuk sampai keluarnya rekomendasi dari DPP  mekanismenya dari bawah yaitu di tingkat DPC/ kabupaten dan Alkhamdulillah pak Haji mengikuti proses tersebut dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut panitia penjaringan dan Fungsionaris DPC Gerindra juga mendengarkan pandangan dan gagasan Mustakim kedepan jika mendapatkan dukungan dan rekomendasi dari partai Gerindra. Mustakim menyampaikan pengembalian formulir pendaftaran di partai Gerindra  dilakukan setelah mendapatkan restu dari ketua DPD I partai Golkar.

"Saya Kader Golkar, kenapa saya mengembalikan dihari terakhir, karena saya harus  mengikuti prosedur  di internal kami terlebih dahulu, setelah kami mendapatkan restu dan dukungan kami akhirnya mendaftar di Gerindra", Ungkapnya.

Masih dikantor DPC Gerindra Mustakim dihadapan media mengatakan, niatnya maju sebagai wakil bupati  karena melihat pemerintah Tanjung Jabung Timur  masih banyak  ketimpangan dan kekurangan disana sini  dan  saya bersama sama rakyat ingin mewujudkan pembangunan yang lebih baik.

"Masih banyak yang belum tercapai oleh pemerintahan saat ini,  saya putera daerah  berniat ingin meneruskan para pendahulu  dan yang kurang akan kita penuhi dan memperbaiki berbagai ketimpangan yang ada", ujarnya.

Saya memiliki pengalaman di dewan selama 2 periode,  dan memahami problematika yang ada  dikabupaten ini. 

Saat disinggung mengenai pasangan, dengan lugas Mustakim menyampaikan telah melakukan ihtiar  dengan lobby politik  dan siap mendampingi Markaban kedepan.

"Saya  siap mendampingi Pak Markaban, kita sama sama mengenal  lahir dan batin karena kita sama sama lahir dari kepala desa di kabupaten Tanjung Jabung Timur dan sama sama juga sebagai anggota dewan dua periode. Saya yakin dengan pak Markaban", cetusnya.

Lebih Lanjut Mustakim mengatakan, sangat berharap mendapatkan dukungan dari masyarakat, dan sebagai bupati dan wakil bupati nantinya tidak semata mata otoriter, hanya sesuai keinginannya. Tetapi harus mendengarkan dari bawah bukan Top Down.

Kita sudah  melakukan komunikasi politik dan tahapan sudah kita lalui, minimal kan enam kursi  jika  PDIP dan Golkar dan kita berharap dari Gerindra dan Nasdem bisa ikut berkoalisi.

Insya Alloh sesuai tahapan yang disampaikan pak Ashar Idris selaku ketua, kita lihat penjaringan yang mendaftar adalah pak Markaban dan saya baik di PDIP, Nasdem dan Gerindra  dan Saya berharap bisa mendampingi pak Markaban.

Pada saat ditanyakan pandangannya terhadap kepemimpinan Inchumbent Mustakim mengatakan untuk melihat kondisi saat ini infrastruktur yang hancur dan terjadi ketimpangan dimana mana.

"Kita lihat kondisi saat ini, jalan semua hancur, ada hal hal  yang seharusnya diprioritaskan, tetapi tidak dilaksanakan karena hanya berdasarkan keinginan pribadi semata dan akhirnya terjadi ketimpangan  dimana mana", pungkasnya.

Ada tradisi unik dalam penjaringan di DPC partai Gerindra kabupaten Tanjung Jabung Timur ini, pada saat acara penyerahan selesai kandidat bakal calon baik bupati maupun wakil bupati diminta untuk memimpin doa. Di dalam cukilan doa yang dipanjatkan Mustakim  terdengar  agar dikabulkan untuk memimpin kabupaten Tanjung Jabung Timur  dan akan membenahi berbagai kekurangan  dan ketimpangan  yang ada.

Setelah selesai berdoa kemudian Mustakim meminta ijin kepada ketua DPC untuk menelpon Sutan Adil Hendra yang sering disebut SAH ketua DPD Gerindra provinsi Jambi. Dalam sambungan telpon  menyebut SAH dengan sebutan Ayahanda, dan Mustakim mendengarkan arahan dari Anggota DPR RI dari komisi IX ini.

Dalam wejangannya SAH mendukung serta mendoakan atas pencalonan Mustakim sebagai bakal calon wakil bupati. Setelahnya dilanjutkan obrolan yang sangat cair antara Mustakim dan para fungsionaris DPC Gerindra, terlihat tidak ada jarak diantara mereka.  

LIHAT VIDIO INI: