Sistim Zonasi PPDB 2019, Juanedi Rahmat: Masih Banyak Sekolah Yang kekurangan Siswa


PPDB SDN 61 Sabak, Tanjab Timur Provinsi Jambi. waktoe/ Ihsan Abdulah

PPDB SDN 61 Sabak, Tanjab Timur Provinsi Jambi. waktoe/ Ihsan Abdulah

JAMBI - Dipintu bagian kurikulum dinas pendidikan dan kebudayaan Tanjab Timur  ditempel 
Syarat pindah rayon SD; mulai dari surat pengantar dari kasek, SK hun sementara, surat kelulusan. Permohonan orangtua, itu menjadi komitmen dinas mengawal PPDB dengan sistim zonasi yang diterapkan.
Junaedi Rahmat Kepala dispendikbud, menjelaskan, berdasarkan Permendikbud 51 tahun 2018, prinsipnya kita ikuti semuanya. Tanjab Timur 03 Juli.

Adanya perubahan terakhir untuk zonasi 80 persen, jalur prestasi 15 persen dan kepindahan orang tua 5 persen.

"Sejauh ini PPDB di kabupaten Tanjung Jabung Timur tidak ada persoalan, masih tertib, kita terus melakukan pengawasan", ujarnya.

Kata Junaedi Rahmat, kebanyakan sekolah kita disini masih kekurangan murid, jadi tidak ada persoalan yang berarti.

Ditambahkan Refli kasi Kurikulum SD dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Tanjab Timur kepada kantor berita waktoe, PPDB  Tanjab Timur, melaksanakan sesuai edaran No 3 tahun 2019, dimana dengan perubahannya 80 persen, dilanjutkan dengan adanya SK K3S mengatur jarak tempuh disesuaikan dengan wilayah RT (Rukun Tetangga). 

Dalam keputusan  kadis pe dikbud dalam pembentukan zonasi yang mengatur rombel, mak 28, meskipun sebenarnya masih dalam rentang bisa menjadi 32 peserta didik, yang  penting masih masuk zonasi.

Kata Refli, sekolah dasar di Tanjab Timur terdapat 205 SD.
Ada beberap SD yang sepi peminat seperti SD Rantau Rasau, kita terus  lakukan motivasi agar dan pendampingan agar terjadi peningkatan kualitas pendidikannya.

PPDB dilakukan mulai 1-8 Juli dan pengumuman akan disampaikan 10 Juli.

Tetapi jika Sekolah tetap sepi peminat karena penduduk, maka kita lakuka   regrouping. Ada sekitar  20 sekolah yang diregrouping  jadi 10 sekolah, hal ini karena murid dibawah 60  siswa dan jarak terlalu dekat. 

Dengan regrouping juga menyelesaikan persoalan kekurangan guru jadi terpenuh, dan sarpras bisa baik.

Beberapa SD jika ditilik karena kondisi akses jalan berat, seperti Sadu,  Sungai Lokan, sepi peminat tetapi mau apalagi, karena  juga ndak bisa di regrouping karena jauh.

" PPDB yang sudah disosialisasikan,  tidak ada lagi kasek yang berani, dipastikan akan ditolak", cetusnya.

Adanya memo yang dikawatirkan banyak orang, yang mengatasi adalah kasek. Kecuali mereka karena perpindahan pekerjaan ortu, yang sudah dialokasikan 5 persen bisa dilakukan baik ASN maupun swasta, tetapi dibuktikan dengan surat keterangan domisili min 6 sebelum bulan Juli 2019 dari RT setempat.

"Administrasi menentukan, kalau ada pemalsuan dan perubahan adminduk, itu domain tersendiri", pungkasnya.

Hasil pantauan kantor berit waktoe di SDN 61 Sabak, Tanjab Timur (1/7) sekitar pukul 11.00 WIB, sudah sekitar 40 pendaftar dan, dengan alokasi 3 rombel. Sekolah Dasar ini oleh warga dikategorikan sebagai salah satu sekolah favorit.