Tidak Hanya Hadiri HUT Lingga, Ternyata Bupati Romi Lakukan ini


Romi Haryanto bupati Tanjab Timur dan Alias Wello bupati Lingga. Waktoe/poll

Romi Haryanto bupati Tanjab Timur dan Alias Wello bupati Lingga. Waktoe/poll

KEPULAUAN RIAU - Kehadiran bupati Romi Haryanto disela-sela penyelenggaraan HUT kabupaten Lingga provinsi kepulauan Riau ternyata juga melakukan serangkaian kegiatan dan pertemuan khusus dengan bupati Lingga Alias Wello untuk melakukan berbagai pembahasan tentang komoditas yang ada demi peningkatan perekonomian kedua daerah. Lingga, 21 Nopember.

Bupati Lingga Alias Wello dan Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto bertemu Rabu malam (20/11) di Daboksingkep, Lingga. Pertemuan yang semula direncanakan di gedung daerah akhirnya dipindah ke warung Momoy, warung makan sederhana yang menyediakan menu ikan laut. 

Pertemuan berlangsung santai, namun Alias Wello membawa formasi lengkap para pejabat terasnya. Para asisten dan kepala dinas. Romi sendiri didampingi sejumlah kepala dinas. 

Siang sebelumnya, Romi memang menghadiri perayaan hari jadi kabupaten Lingga ke -16. 
Bupati Wello tampak bersemangat agar Romi berkenan mendukung sejumlah rencana pembangunan Lingga. Dia berharap Tanjabtim menjadi pemasok utama kelapa ke Lingga. Pasalnya, saat ini sentra pengolahan kelapa di Daboksingkep sudah mulai operasi.

 “Kami harus memastikan sedikitnya tiga puluh ribu butir perhari. Karena itu, Tanjabtim menjadi harapan terbesar kami bisa sebagai pemasok,” kata Alias Wello. 

Menanggapi itu, bupati Romi memastikan minggu depan segera mengumpulkan para pengepul kelapa di setiap kecamatan.

 “Minggu depan silahkan bertemu langsung dengan para pengepul, kita pertemuan di Muarasabak, bagaimana teknis kerjasamanya nanti kita rumuskan. Tentu kami berharap petani kami diuntungkan lebih signifikan dari praktik yang selama ini mereka jalankan,” harap Romi. 

Wello sendiri berharap, selain kelapa, Tanjabtim juga bisa segera menyiapkan diri sebagai pemasok kedelai, jagung dan ikan rucah. Namun Romi minta sementara ini fokus kelapa saja dahulu, setelah lancar baru mengatur strategi untuk komoditas lain.

Untuk memastikan bahwa rencana kerjasama itu serius, Pemkab Lingga, jelas Wello sudah mempersiapkan dua pelabuhan terdekat dari Tanjabtim. Satu di Resang dan satu lagi di Sebayur.

 Pelabuhan Resang mulai pembangunan fisiknya tahun 2020, sedangkan pelabuhan Sebayur sedang disiapkan FS (study kelayakan) nya. 

Dengan dua pelabuhan itu, Wello berharap kerjasama Lingga - Tanjabtim bisa lebih efisien namun efektif. Apalagi kedua pelabuhan dibangun lengkap dengan fasilitas jalan menuju Daboksingkep.

Pemkab Lingga saat ini memang sedang gencar membangun berbagai sentra industri berbasis komoditas rakyat. 

Pada sidang paripurna hari jadi ke-16 Lingga siang tadi, Alias Wello sempat mengungkap bahwa sempat ada kendala kerjasama yang direncanakan tahun sebelumnya. Dimana Tanjabtim yang sudah mengalokasikan anggaran terkait rencana itu tidak bisa bersambut lantaran ketidaksiapan Lingga. 

Alias Wello pun sempat meminta maaf dan berjanji akan lebih serius