Tingkatkan Partisipasi Pedagang, Kemas Faried Lakukan Sosialisasi Pencoblosan


Isimewa/Dan

Isimewa/Dan

JAMBI - Pesta demokrasi tahun 2019 semakin dekat. Dibuktikan dengan genjarnya sosialisasi Calon Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD yang berada di seluruh wilayah Indonesia. 

Meski sempat di guyur rintikan air hujan, Calon Legislatif (Caleg) DPRD kota Jambi nomor urut dua dari partai Golkar daerah pemilihan Danau Teluk - Telanaipura dan Danau Sipin, Kemas Faried Alfarely mengunjungi sejumlah pedagang berlokasi Pasar Keluarga di Tugu Juang, Sipin, kota Jambi, Sabtu (2/3).

Faried menyapa langsung pedagang yang sedang menjajahkan jualnya. Kedatangan Ketua Perbasi Provinsi Jambi ini sangat membawa manfaat bagi pedagang dalam menggunakan hak suara dengan baik, jangan Golput. Kemas menjelaskan kepada masyarakat jumlah dan jenis kertas suara. Kemas terlihat menunjukan tata cara pencoblosan surat suara pada saat pemilu pada 17 April 2019 mendatang. 

Faried turut didampingi oleh Selina Gita Calon Anggota DPR RI dari partai Golkar terlihat pedagang sangat antusias dengan sosialisasi mengenai Pemilu ini.

"Dari hasil dialog kita menerima keluhan dari warga yang belum memahami betul tata cara dan jenis surat suara para kontestan pileg yang akan bertarung nanti. Ternyata masih banyak warga yang belum memahami surat suara ini, dengan rentang waktu pemilihan yang tidak lama kita bantu untuk mensosialisasikan" kata pria yang aktif di organisasi ini.

Kemas turut memantau kondisi harga dan bahan pokok guna memastikan kestabilan harga penjualan bagi masyarakat Kota Jambi. Dengan sabar, satu persatu ia kunjungin lapak pedagang. 

Tak sampai disitu, Kemas Faried bersama rombongan melanjutkan sosialisasi dengan komunitas driver Ojek Onlie (Ojol) di Wara Wiri Gado-Gado yang berada di TAC, Kecematan Telanaipura Kota Jambi.

"Kita dapat masukan tadi dari Ojol. Mereka mengharapkan diikut serta dalam kegiatan-kegiatan bersifat positif kedepanya, Insya Allah setelah kita mendapat amanah dari masyarakat akan diusahakan memberi solusi dari masukan dari komunitas Ojol," kata Kemas.