Usulan Anggaran Terganjal, Renovasi Rumdin Wabup Gagal


Rumah dinas wakil bupati Muaro Jambi tampak dari depan .waktoe/ istimewa

Rumah dinas wakil bupati Muaro Jambi tampak dari depan .waktoe/ istimewa

JAMBI - Pengajuan anggaran pembangunan untuk renovasi rumah dinas tiga (3) pejabat teras di kab. Muaro Jambi jadi polemik. Pasalnya renovasi untuk rumdin Bupati yang dianggarkan sekitar Rp. 3 Milyard dan Rumdin Sekda yang dianggarkan Rp. 400 juta, dan Rumdin Wabup Rp. 1,5 Milyard namun hanya Rumdin Wabup yang gagal untuk direnovasi. Muaro Jambi, Selasa 10 September.

Seperti yang disampaikan Yultasmi kepala dinas Pekerjaan  Umum dan  Penataan Ruang (PUPR) kab. Muaro Jambi (2/9) Renovasi rumah dinas Bupati dianggarkan sebesar Rp 3 Milyard, sedangkan renovasi rumah dinas Wakil Bupati sebesar Rp1,5 Milyard dan renovasi rumah dinas Sekda sebesar Rp 400 jutaan. 

Kegiatan renovasi rumah dinas Bupati dan Sekda berjalan mulus. Sementara kegiatan renovasi rumah Wakil Bupati mengalami masalah di tengah jalan. Anggaran perbaikan atau renovasi rumah dinas Wakil Bupati sebesar Rp1,5 M ternyata kena pangkas menjadi Rp 300 juta. 

" Makanya tidak jadi kita laksanakan tahun lalu, karena anggaran yang kita ajukan tidak sesuai dengan nilai yang disetujui," kata Kadis PUPR

Yultasmi sendiri tidak bersedia membeberkan pihak yang berperan memangkas anggaran renovasi rumah dinas Wakil Bupati. Apakah karena tekanan dari bupati, pihak luar atau tekanan dari dewan. 

" Tidak perlulah menyalahkan orang lain, memang salah sayalah," kata Yultasmi penuh makna. 

Yultasmi memastikan Dinas PU Muaro Jambi akan terus mengajukan kegiatan renovasi rumah Wakil Bupati melalui APBD Muaro Jambi. Namun, pihak PUPR berharap anggaran yang disetujui harus ideal. 

Informasi  dari fixer  bahwa kegiatan renovasi rumah Wakil Bupati tahun ini kembali dianggarkan sebesar Rp1,6 Milyard Kegiatan renovasi itu lagi-lagi tidak disetujui sehingga mata anggarannya tidak muncul. Kebenaran informasi ini langsung dibantah Yultasmi. 

" Informasi itu tidak benar, kita memang tidak ada mengangarkan di APBD 2019. Yang benar, kita akan mengajukan kegiatan renovasi rumah dinas wakil bupati di APBD 2020. Sudah kita masukkan dalam KUA-PPAS.  Nilainya sekitar Rp1,7 Milliar," kata Yult

Yult berharap kegiatan renovasi ini mendapat persetujuan. Bagaimanapun rumah dinas Wakil Bupati merupakan aset daerah sekaligus simbol daerah. 

" Pagarnya saja rubuh, babi hutan bebas berkeliaran di pekarangan rumah dinas. Atap rumah dinas juga banyak bocor, memang sudah sangat layak untuk direnovasi," ujarnya

Rumah dinas Wakil Bupati Muaro Jambi dibangun sekitar 2005. Dengan usianya yang telah memasuki 14 tahun, rumah dinas itu memang sangat layak dan patut untuk direnovasi. 

Diketahui, Rumah dinas Wakil Bupati Muaro Jambi, di Kompek Bukit Cinto Kenang, Sengeti, terlihat kumuh dan tidak terawat. Cat rumah pun  terlihat pudar sehingga jauh dari kesan layak. 

Halaman dan pekarangan rumah dinas jorok dan rimbun. Rumput liar dibiarkan tumbuh bebas. Bahkan lantai teras rumah dinas penuh dengan dedaunan dan debu seperti tidak pernah dibersihkan. 

Tembok pagar rumah dinas juga tidak dalam kondisi utuh. Sebagian dinding tembok tersebut telah roboh sehingga berbagai binatang liar bebas keluar masuk ke pekarangan rumah dinas. 

Rumah dinas tersebut saat ini memang belum ditempati Wakil Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno. Masalahnya, rumah dinas itu tidak kunjung direnovasi.