Waspadai Radikalisme di Kalangan Pelajar


Waktoe.com - YOGYAKARTA, Forum Komunikasi Pengurus OSIS (FKPO) DIY menggelar Seminar Pelajar bertema Pelajar Jogja Bersatu Lawan Radikalisme, Sabtu (21/10) bertempat di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Jalan Hayam Wuruk,  Yogyakarta.

Acara yang dihadiri oleh perwakilan OSIS SMA se DIY ini diisi paparan seputar radikalisme oleh Peneliti Pusat Studi UGM Agung Sri Widodo,  Kasie SMA Disdikpora DIY Yaniari, S.Pd, Kasie Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kanwil Kemenag DIY Drs. Suharto, dan Anggota Komisi I DPR RI DR Sukamta. 

Dikatakan Agung, pemicu paham radikalisme diantaranya karena tidak paham agama,  dan tidak mengerti Pancasila serta adanya faktor kesenjangan ekonomi. "Radikalisme dalam beragama itu baik, contohnya sungguh-sungguh dalam beribadah. Yang tidak boleh itu penyimpangan paham radikalisme yang berujung pada terorisme," katanya.

Sependapat dengan Agung, Yaniari berpesan sebagai generasi penerus bangsa harus berlandaskan pada ideologi Pancasila. "Kalian sebagai generasi penerus bangsa harus menjadi penerus bangsa dengan berlandaskan ideologi Pancasila. Kalau mau mengadakan suatu acara harus dikonsultasikan dengan kepala sekolah,  harus lebih selektif dalam kegiatan yang kita pilih," paparnya.

Kunci melawan radikalisme menurut Suharto adalah kita harus memahami siapa diri kita sesungguhnya. "Radikalisme adalah tidak paham ideologi, kita dapat menghindari radikalisme dengan cara menguatkan iman kita," katanya.

Ditambahkan Sukamta, cara menutup ruang gerak radikalisme yang bertujuan menghancurkan keberadaan sebuah bangsa adalah dengan memperdalam ilmu agama. "Paham radikalisme ini bisa masuk darimana saja, bisa melalui sekolah,  komunitas, media sosial, untuk itu sebagai penerus bangsa harus bisa menyaring informasi dan paham-paham yang masuk dengan cara perbanyak aktivitas positif. Bisa lewat OSIS,  Rohis, ekstrakurikuler atau kegiatan di masyarakat," jelasnya.

Tags