_


Dua tahun terakhir Klaten Lurik Carnival,  sebuah agenda  dalam rangka hari jadi kabupaten Klaten dihelat. Klaten Lurik Carnival sebuah festival lurik yang diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Perusda, Instansi Swasta. 
Tahun 2017, dalam rangka hari jadi kabupaten Klaten yang ke 213, KLC diikuti oleh 36 peserta. 
Lurik  adalah kain dengan motif bergaris-garis kecil yang secara tradisional menjadi pakaian khas warga pria pedesaan di kalangan suku bangsa Jawa. Lurik berbahan dasar katun kasar sehingga menjadi kain bahan baju yang relatif murah dan terjangkau untuk masyarakat miskin. Lurik adalah bahan dasar untuk pembuatan surjan.
Dalam perkembangan moderen, lurik sekarang mendapat sentuhan warna-warna baru sehingga dapat pula dipakai sebagai bahan kemeja atau sebagai komponen estetika pada rompi atau jas.
Kain lurik diproduksi dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) banyak tersebar di beberapa daerah di wilayah kabupaten Klaten, seperti di kecamatan Pedan, Cawas dan kecamatan Bayat, meskipun dalam perkembangannya kain lurik sudah banyak yang di pintal dengan mesin modern.
Sentuhan fashion/mode terhadap lurik mampu meningkatkan harga lurik, tidak lagi dikonotasikan pakaiannya klas rendahan namun banyak juga digemari dan menjadi salah satu pilihan  bagi  masyarakat klas menengah keatas.