_

Majalah Wakto

Waktoe.com - BANTUL, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menggelar Jogja Fashion Week (JFW) ke-12, di Jogja Expo Center (JEC) Bantul, DIY hari ini, Rabu (23/08) hingga Minggu (27/08). “JFW kali ini berbeda dengan pelaksanaan tahun lalu, untuk JFW ke-12 ini dikelola sendiri oleh Disperindag DIY,” kata Kepala Disperindag DIY, Budi Antono disela-sela acara pembukaan JFW ke 12. Tujuan JFW lanjut Budi Antono, untuk mendorong sektor industri kreatif, mendorong berkembangnya desain produk fashion, dan memperluas jaringan pemasaran produk fashion. Terakhir mendongkrak nilai tambah industri kreatif bidang fashion dan pendukungnya. “Tema yang diusung kali ini yakni ‘Dream in Harmony’, dengan harapan fashion di Yogyakarta semakin dikenal publik luas,” katanya. Karena Disperindag DIY mempunyai mimpi produk fashion DIY dapat go public, tapi tetap dengan menjaga kearifan lokal yang diselaraskan dengan perkembangan zaman. Untuk perhelatan JFW kali ini, Disperindag DIY menargetkan hingga 4 ribu orang pengunjung. “Dengan total penjualan diharapkan menembus Rp 600 juta selama lima hari pemeran,” tambahnya. Pemda DIY mensupport penuh acara ini, maka dari itu para peserta pameran tidak dipungut biaya apapun. Masyarakat yang berminat menyaksikan JFW juga bisa datang langsung datang ke JEC, gratis. Untuk rangkaian JFW ke-12 kali ini di antaranya ada fashion exhibition, fashion seminar, fashion competition, fashion show, fashion art, talkshow, dan carnival. “Untuk fashion show dilaksanakan setiap hari selama pameran berlangsung. Keseluruhan akan ditampilkan 52 karya desainer profesional dan 21 desainer dari IKM binaan Disperindag DIY,” katanya. Yang membedakan fashion show kali ini dengan sebelumnya, adalah dengan adanya peragaan Busana Jawa ala Yogyakarta oleh Hastanata. Nantinya akan ditunjukkan bagaimana menggunakan busana Jawa secara benar.

Penulis xx10 views