_

Camat Manisrenggo Hadi Purnomo, Ditetapkan Sebagai Tersangka

HNCK8306-730x487

waktoe.com - KLATEN, Pendalaman Kasus Pungli  yang melibatkan Camat Manisrenggo, Hadi Purnomo oleh Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Klaten terus dilakukan, Satgas Saber Pungli baru memeriksa dua saksi dalam kasus itu.

Camat Manisrenggo kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tertangkap tangan tim saber pungli (sapu bersih pungutan liar),  atas dugaan memungut sejumlah uang kepada warga, yang bermaksud mengurus administrasi kependudukan.  Satuan reskrim Polres Klaten telah menetapkan status tersangka terhadap pelaku.

Penetapan status tersangka terhadap camat Manisrenggo, Hadi Purnomo,  disampaikan langsung ketua tim saber pungli Klaten, Komisaris polisi Hari Sutanta. Ketua tim saber pungli yang juga Waka Polres Klaten ini menceritakan kronologi penangkapan pelaku. Operasi tangkap tangan (OTT) bermula dari aduan salah seorang warga ke nomor telpon Polres Klaten, terkait dugaan pungli di kantor kecamatan Manisrenggo.

Menindak lanjuti aduan, anggota tim saber pungli ternyata menemukan dugaan pungli yang melibatkan sang camat. Salah seorang warga kecamatan Manisrenggo yang bermaksud mengurus administrasi surat keterangan kehilangan sertifikat tanah, harus menitipkan uang sebesar tiga ratus ribu rupiah, yang dimasukkan ke dalam amplop. Oleh pelaku, amplop uang yang kemudian menjadi barang bukti ini kemudian dimasukkan ke dalam laci meja kerjanya.

Setelah pemeriksaan dan penyelidikan, ternyata ada daftar 144 register nama warga yang selama ini melakukan pengurusan administrasi kependudukan. Polisi menduga, jumlah aksi yang dilakukan pelaku lebih dari satu kali. Tak heran, warga pun dibuat resah dengan dugaan pungli yang dilakukan pelaku.

 “Pendalaman masih kami lakukan. Saksi yang kami periksa masih dua orang itu. Kami akan memintai keterangan saksi lainnya lagi. Sesuai rencana, kami segera menggelar perkara ini. Kalau ada bukti kuat, proses hukum lanjut. Begitu juga sebaliknya,” kata Ketua Satgas Saber Pungli Klaten, Kompol Hari Sutanto, saat ditemui wartawan di Mapolres Klaten, Jumat (28/4/2017).

Hingga saat ini, Satgas Saber Pungli belum menemukan barang bukti uang hasil dugaan pungli di kecamatan Manisrenbggo. “ Pesan singkat yang masuk  hanya mengeluhkan biaya tambahan sewaktu mengurus  sertifikat tanah, saat kami telpon balik sudah tidak aktif, Sesuai instruksi Presiden, ketika ada yang mengeluh pungli Rp. 10.000,- pun, kita akan tindak lanjuti”, imbuhnya.

Wakil ketua Satgas Saber Pungli Klaten, Syahruna yang juga kepala Inspektorat, belum menerima informasi terkait pengaduan  dugaan

“Saya belum tahu, karena masih menunggu anaknya yang sakit, Satgas saber pungli dari berbagai instansi, polisi, kejaksaan, dan instansi yang lain”, katanya.

Ditempat terpisah, camat Manisrenggo Hadi Purnomo membantah semua tuduhan yang dialamatkan padanya. Hadi Purnomo justru melihat ada jebakan dan politisasi di balik kasusnya. Meski begitu, Hadi Purnomo mengaku siap menghadapi penetapan tersangka terhadap dirinya. Dia merasa yakin tidak bermaksud melakukan pungutan. Amplop yang ditinggalkan di laci meja kerja sebenarnya akan dikembalikan kepada staf yang menyerahkan kepadanya.

Sampai berita ini diturunkan, tersangka tidak  dalam penahanan pihak Polisi dan masih menjalankan tugasnya sebagai Camat Manisrenggo kabupaten Klaten.

 

Editor : Ihsan Abdulah Nusantara

 

 

Penulis IHSAN ABDULAH NUSANTARA

Editor
views