_

Babinsa dan Petani bagikan Sayur Tanpa Garam

HNCK8306-730x487

waktoe.com - ACEH TIMUR,  "Babinsa dan Petani bagaikan sayur tanpa garam," seperti itulah perumpamaan yang dapat digambarkan antara Babinsa dan Petani kala ini. Pasalnya, dimana ada Petani pasti disitu juga ada Babinsa. Kedekatan Babinsa dan Petani ini mulai disorot sejak dicanangkannya Swasembada Pangan yang dituangkan dalam MoU kerjasama antara TNI dengan Kementerian Pertanian (Kementan) sejak 2015 lalu.

Babinsa yang diberi tugas tambahan untuk mendampingi petani dalam meningkatkan ketahanan pangan, selalu hadir ditengah-tengah petani selama proses produksi berlangsung. Bahkan disaat panen hingga penyerapan gabah pun, Babinsa selalu mengulurkan tangannya untuk membantu meringankan pekerjaan yang dijalani oleh para petani di seluruh Indonesia.

Seperti yang dilakukan oleh Kopral Satu (Koptu) Gunawan, Babinsa Ramil 08/Idi Rayeuk ini membantu Kelompok Tani (Pok Tani) Semangat Tani saat megolah lahan pertanian seluas lima hektare (ha) di Desa Meunasah Puuk kecamatan Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur, Selasa (2/5/17).

Salah satu anggota Danramil 08/Idr Kapten Inf Rizal tersebut meluangkan waktunya untuk berbaur dengan petani ditengah-tengah kesibukannya sebagai seorang prajurit. Koptu Gunawan menyampaikan bahwa kedekatan emosional yang terjalin antara dirinya dengan Petani mulanya tercipta karena tugasnya sebagai Pendamping Pertanian di Desa Binaanya.

“Dengan seringnya berbaur dan turun kesawah bersama para petani, keakraban pun terjalin hingga silaturrahmi yang terbentuk sudah seperti dengan keluarga sendiri, “ungkapnya.

Danramil 08/Idr Kapten Inf Rizal menambahkan, sejak adanya Pendampingan Pertanian, hubungan antara Babinsa dan Petani itu seperti Sayur tanpa Garam. “Kurang lengkap rasanya kalau ada petani yang sedang turun kesawah tanpa ada Babinsanya. Hal ini pastinya juga dirasakan oleh Petani-petani di seluruh Indonesia,” ujar Danramil.

 

Editor : Ihsan Abdulah Nusantara

Penulis Ihsan Abdulah Nusantara

Editor
views