_

Melalui Komsos Danramil 03/Gondokusuman Ingatkan Bahaya Proxy War

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - YOGYAKARTA, Koramil 03/Gondokusuman Kodim 0734/Yogyakarta mengadakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Komponen Masyarakat se-Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta, bertempat di New Saphir Hotel, Jumat (12/05). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimka Kecamatan setempat, Lurah, LPMK, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Ketua RW se-Kecamatan Gondokusuman.

Dalam sambutannya Wadanramil 03/Gondokusuman Kapten Inf Purwanto atas nama Koramil mengucapkan selamat datang dan berterimakasih atas kehadiran para undangan. Sedangkan Danramil 03/Gondokusuman Mayor Inf RA Tjahjana DA, S.Ag mengatakan kegiatan Komsos merupakan suatu ajang pertemuan antara aparat pemerintah khususnya dalam hal ini Koramil 03/Gondokusuman untuk bisa mendengar dan berbincang langsung dengan masyarakat terutama terkait situasi terkini. Dalam paparannya Tjahjana menyebutkan bahwa Proxy War atau perang dengan mengunakan pihak ketiga perlu diwaspadai. "Waspadai Proxy War, beberapa contoh Proxy War seperti gerakan separatis di Indonesia GAM, OPM, dan RMS, demokrasi massa, peredaran narkoba, bentrok antar kelompok, bahaya terorisme, gaya hidup bebas, LGBT, maraknya radikal dan komunisme, serta munculnya politik stigma," katanya.

Untuk menangkal bahaya-bahaya tersebut, lanjut Tjahjana perlu identifikasi dan kenali masalah dilingkungan, serta masing-masing pribadi diperlukan memiliki keahlian dibidangnya masing-masing. "Memiliki gerakan berbasis wirausaha, membentuk komunitas kebangsaan dan perteguh wawasan kebangsaan, kokohkan keBhinekaan, serta diperlukan pembangunan karakter agar setiap orang memiliki jatidiri," jelasnya.

Mewakili Kodim 0734/Yogyakarta Mayor Inf Saidi menjelaskan tentang Pokok-Pokok Kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), dan dilanjutkan paparan oleh Danramil 12/Gondomanan Mayor Inf E Andrianto, S.Sos yang menjabarkan tentang bahaya laten komunis (Balatkom), dalam paparannya, Andrianto meminta kepada semua pihak untuk mengetahui dan memahami terlebih dahulu pengertian dari kata laten komunis. "Laten yang merupakan sesuatu yang tidak berbentuk yang sewaktu-waktu dapat muncul kembali, serta komunis adalah merupakan suatu ideologi yang saat ini dilarang," katanya.

Dia juga mengingatkan agar kita berbangga hati menjadi warga negara Indonesia, jangan sampai terpengaruh oleh budaya asing. "Tetap cintai kebudayaan Indonesia, serta waspadailah segala bentuk laten komunis," tambahnya.

Penulis CH DEWI RATIH KPS | ch.dewiratih@gmail.com

Editor IBRAHIM UMAR
views