_

Melalui Komsos Koramil 11/Kraton Dandim Ingatkan Jangan Terprovokasi Berita HOAX

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - YOGYAKARTA, Koramil 11/Kraton Kodim 0734/Yogyakarta menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Komponen Masyarakat se-Kecamatan Kraton, Yogyakarta, Selasa (16/05) malam, di Pendopo Kecamatan Kraton. Dikatakan Danramil 11/Kraton Mayor Inf Saidi, komsos yang dihadiri oleh Camat, Kapolsek, Lurah, LPMK, dan para Ketua RW, serta Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Organisasi Masyarakat ini guna memelihara sinergitas yang selama ini terjalin.

“Melalui komunikasi sosial dengan komponen masyarakat ini kita pelihara sinergitas guna membangun masyarakat Indonesia yang berkarakterdengan berlandaskan wawasan kebangsaan dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan Bangsa,” ujarnya.

Komandan Kodim (Dandim) 0734/Yogyakarta Letkol Inf Rudi Firmansyah, SE, MM ditengah kesibukannya menyempatkan hadir dihadapan warga Kraton mengatakan Kota Yogyakarta merupakan kota yang majemuk, karena semua suku ada di Kota Yogyakarta. “Yogyakarta merupakan Indonesia mini, semua yang berawal dari Yogyakarta pasti akan membawa imbas sampai ke seluruh Indonesia,” tuturnya. Untuk itu, perlu dijaga kondusifitas di Kota Yogyakarta, mulai dari mewaspadai bahaya radikal dan bahaya laten komunis yang mungkin akan timbul kembali. “Karena Indonesia itu ibarat gadis cantik yang menjadi incaran banyak Negara asing, karena Indonesia kaya akan sumber energi,” katanya.

Rudi juga mengingatkan jangan sampai terprovokasi dengan pemberitaan bohong atau HOAX, karena akan memecah belah Bangsa. "jangan sampai terprovokasi berita HOAX, berfikirlah secara logika agar jangan sampai isu SARA tersulut diwilayah Kraton ini, dan Yogyakarta bahkan Indonesia secara luas," tambahnya.

Dalam kesempatan itu Kasdim 0734/Yogyakarta Mayor Inf M Munasik menjelaskan tentang Bela Negara dilanjutklan oleh Mayor Inf RA Tjahjana DA yang memberikan paparan mengenai Proxy War atau perang menggunakan pihak ketiga.

Penulis CH DEWI RATIH KPS | ch.dewiratih@gmail.com

Editor CH DEWI RATIH KPS
views