_

Agar Air Terbagi Rata, PDAM Muaro Jambi Terapkan Sistim Buka Tutup

HNCK8306-730x487
Water Torn Sengeti yang berkarat dan banyak ditumbuhi ilalang

JAMBI - Kebutuhan akan air minum belum tersedia, masih sangat jauh dari harapan. Yang bisa dilakukan oleh PDAM kabupaten Muarojambi baru sekedar kebutuhan air bersih layak pakai, itupun bersifat terbatas. Sengeti, 08/8/2018.

Warga masyarakat harus rela untuk mengisi bak tampungan dalam rumah karena setelah itu saluran akan ditutup untuk melayani saluran yang lainnya. Terdapat sekitar 11.500 SR (sambungan rumah) yang disakurkan melalui 8 IKK Seperti yang disampaikan Kasi pelanggan PDAM Muarojambi, Budi Cahyadi, (03/8/2018), Delapan IKK tersebut dapat diperinci sebagai berikut; Unit pelayanan Sengeti, 1127 SR, Sekernan 1055 SR, Sungai Duren 7900 SR, Talang Duku 873 SR, Candi Muaro Jambi 226 SR, Tanjung 226 SR, Tangkit 153 SR dan Sungai Bahar 31 SR.

"Ketersedian air baku diambil dari sungai/ air permukaan", jelasnya

Lebih lanjut dikatakan, warga masyarakat yang akan menggunakan untuk air minum harus dimasak terlebih dahulu. 

Jika pelanggan diklasifikasikan berdasarkan golongan maka, Gol pelanggan terdiri dari golongan sosial 89 SR sedanfkan golongan rumah tangga terdiri dari 4 kategori (niaga, instansi pemerintah, industri dan hotel serta pelabuhan).

Kata Budi Cahyadi, Total air produksi yang terjual oleh PDAM 170.000 m3. Selama ini Komplain pelanggan, yang mengetahui unit unit.
Untuk 2017 komplain lebanyakan soal kebesaran bayar. 

Jika dihitung per M3 harga rumah tangga biasa 2.250 rupiah per m3 untuk interval 0 sampai 10 m3, namun jika lebih dari 10 maka kelebihannya dikalikan denfan 2.090 rupiah per M3.
Kepla seksi pelanggan, Budi Cahyadi menyampaikan pula daerah daerah rawan air, meliputi Sekernan, Brembang, Sengeti maka upaya pembagian dengan memakai sistim buka tutup/otovaleg penyaluran air, hal ini bertujuan untuk meratakan air.

Penulis IHSAN ABDULAH NUSANTARA

Editor ABDULAH IHSAN
views