_

Assisten 1, Kasat Pol PP dan Kabag Humas Dilaporkan ke Panwaslu

HNCK8306-730x487

JAMBI - Tiga pejabat Pemerintah Kota Jambi dilaporkan ke kantor Panitia Pengawas Pemilu Kota Jambi, Senin (25/06/2018). Tiga pejabat dilaporkan tersebut Asisten I Setda Kota Jambi, Mukhlis, Kepala Satuan Polisi Pamong Kota Jambi, Yan Ismar, dan Kabag Humas Setda Kota Jambi, Abu Bakar, atas dugaan pelanggaran sebagai Aparatur Negara Sipil dalam pelaksanaan Pilkada Kota Jambi tahun 2018.

Pelapor, Ahmad Kaspun Nasir menjelaskan, melaporkan dugaan tiga pejabat yang tidak netral sebagai Aparatur Sipil Negara dalam mendukung salah satu pasangan calon Walikota Jambi nomor urut dua, Syarif Fasha-Maulana dalam pemilihan kepala daerah di kota jambi, Rabu (27/06) mendatang. Dengan nomor laporan diterima oleh Panwaslu 08/LP/PW/Kota 05.01/VI/2018.

"Terlapor atas nama Assisten I Mukhlis, Kasat Pol PP Yan Ismar, dan Kabag Humas Kota Jambi Abu Bakar," ujar Ahmad Kaspun.

Menurut Kaspun, ada beberapa lembaran yang dibawa olehnya sebagai barang bukti ke Panwaslu Kota Jambi yakni satu lembar screenshot dari grup WhatsApp 'Fasha Mania' tergabung di dalamnya Kabag Humas Kota Jambi, Abu Bakar. Lalu, dua lembar screenshot Asisten I, Mukhlis, dan Kasat Pol PP Kota Jambi, Yan Ismar, keduanya tergabung di dalam grup WhatsApp 'We Love Fasha' serta memberikan emoticon like dan perkataan setuju yang dikirim oleh salah satu anggota di dalam grup tersebut berinisial J. Dipercakapan tersebut tertulis perintah yang mengkoordinir untuk memilih pasangan nomor urut dua.

"Tiga pejabat tersebut diduga melanggar aturan UU sebagai ASN dalam pelaksanaan Pilkada Kota Jambi tahun 2018," katanya.

Ahmad Kaspun berharap Panwaslu cepat tanggap untuk menindaklanjuti laporan itu serta untuk memanggil saksi-saksi dan yang lain-lainnya.

"Kita berharap Panwaslu bekerja dengan profesional, tidak berpihak dan bekerja serius" Harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kota Jambi, Ari Juniarman, dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

"Benar (laporan, red). Sayo masih di luar belum ke kantor. Jadi belum tau detail," kata Ari Juniarman.

Penulis Ramadhani

Editor Abdullah Ihsan
views