_

Bang Kudri Ingin Putra-putri Jambi Bekerja di Daerahnya, Pendidikan dan Kesehatan Diutamakan

HNCK8306-730x487

Jambi - Kurangnya pengangguran merupakan tolok ukur utama kemajuan ekonomi, dan kesejahteraan di suatu daerah dinilai dari kualitas pendidikan dan kesehatan. 

Hal ini menyentuh hati Kudri calon wakil rakyat dari partai Hanura nomor urut lima Dapil Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur untuk maju memperjuangkan kepentingan masyarakat. 

Muda, Berani, Jujur, Bersih dan Adil Dalam Membangun untuk Jambi, demi meningkatkan pertumbuhan Jambi.

"Saya yakin bahwa putra putri kita yang lulusan dari Jambi dan luar Jambi memiliki kualitas yang mumpuni. Mereka harus berkerja untuk daerahnya, karena masih banyak perusahaan-perusahaan di Jambi ini masih memperkerjakan yang bukan masyarakat kita. Tidak ada lagi sistem kekeluargaan di perusahaan," ujar pria akrab disapa Bang Kurdi, Jumat 12 Oktober 2018.

Menurut pria kelahiran 8 Oktober 1984 ini, Jika suatu daerah tidak memiliki pendidikan maka akan menjadi daerah terbelakang, maka kualitas pendidikan di Jambi perlu ditingkatkan. Sama halnya dengan kesehatan, jika masyarakatnya sakit-sakitan maka negara tersebut akan tertinggal.

"Kesehatan merupakan hak semua masyarakat, dan masyarakat berhak mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak," tegas pria yang hobi berolahraga ini.

Ia menuturkan agar perekonomian Jambi lebih berdaya saing maka kualitas kesehatannya harus terus diperbaiki. Apalagi, sudah masuk era globalisasi dan agar bisa bersaing diperlukan masyarakat yang sehat karena sehat itu mahal.

Ia mengatakan kualitas kesehatan di Jambi sudah baik dan terus berkembang seperti penerapan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga semua masyarakat Jambi berhak mendapatkan akses pelayanan kesehatan di seluruh rumah sakit.

"Pendidikan dan kesehatan merupakan dua hal yang harus menjadi prioritas karena keduanya berkaitan dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meningkatkan Putra-putri kita," kata Kudri.

Penulis Ramadhani 

 

Penulis Tim redaksi

Editor Ihsan Abdullah
views