_

Barongsai LED Akan  Jadi Pengisi Acara Perayaan Tiong Ciu di Klenteng Poncowinatan

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - YOGYAKARTA, Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC) yang merupakan perkumpulan berbagai organisasi sosial dan massa etnis Tionghoa untuk kesekian kalinya menggelar perayaan Zhong Qiu Jie atau Tiong Ciu yang biasa disebut Mid Autumn Festival, merupakan perayaan yang ditunggu-tunggu warga Tiongkok dan warga keturunan di berbagai negara, akan digelar di Klenteng Tje Ling Kiong, Poncowinatan, Yogyakarta pada Rabu 4 Oktober 2017 yang akan dimulai pukul 18.00 WIB.

"Perayaan Tiong Ciu selalu dirayakan pada tanggal 15 bulan 8 kalender Tiongkok yang pada tahun ini jatuh pada hari Rabu tanggal 4 Oktober 2017. Perayaan ini adalah salah satu ajang kumpul keluarga untuk doa bersama dan bersyukur pada Tuhan Yang Kuasa sambil menikmati kue bulan dan makanan di bawah sinar bulan purnama," ujar Wakil Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) DIY, Ellyn Subiyanti, yang sekaligus menjadi pengampu acara Tiong Ciu 2017, Selasa (26/09) saat jumpa wartawan di Ibis Hotel Malioboro.

Ditambahkan Ellyn, perayaan Tiong Ciu tahun ini yang mengangkat tema Kebersamaan dalam Keberagaman akan diisi oleh doa bersama dari para pemukau agama dan aliran kepercayaan di DIY, penampilan drama dari para pemuda JCACC yang berjudul The Legend of Moon Goddes serta menampilkan barongsai LED, Liong Putra, Liong Putri, lagu-lagu Mandarin dan tarian Tionghoa dari berbagai paguyuban. "Yang membedakan perayaan Tiong Ciu tahun ini dengan tahun lalu adalah dengan tidak hadirnya Liong Dupa digantikan penampilan Barongsai LED dari Ambarawa. Yang tidak kalah penting adalah acara lelang yang selalu ditunggu-tunggu peminatnya. Dan untuk pertama kalinya panitia membuka kesempatan kepada masyarakat umum untuk ikut serta berpartisipasi mengisi stand bazar di area berlangsungnya acara," tambahnya.

Menurut Ketua Perhimpunan Fu Qing, Jimmy Sutanto, mengatakan perayaan Tiong Ciu ini sebuah tradisi kebudayaan yang diharapkan bisa menjadi salahsatu rujukan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. "Tidak hanya sekedar berwisata menonton pertunjukkan namun juga mengenal dan belajar budaya serta seni tradisional Tionghoa, menjadi bukti bahwa masyarakat Yogyakarta cinta damai dan pembauran," katanya.

Salah satu panitia acara, Moewardi, mengungkapkan dalam drama yang akan dipertunjukkan pada perayaan Tiong Ciu nanti akan mengangkat cerita tentang Dewi Bulan. "Untuk lebih jelasnya cerita ini, silahkan datang pada perayaan Tiong Ciu 2017 di Klenteng Poncowinatan Yogyakarta," ungkapnya.

Penulis IBRAHIM UMAR

Editor IBRAHIM OEMAR
views