_

BBS Ajak Masyarakat Kerjasama Jaga Hutan

kebakaran hutan (Karhutla) terus menjadi momok bagi masyarakat hutan lahan gambut, kebakaran seperti menjadi langganan tahunan

HNCK8306-730x487
wakil bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno. Foto: Doc

JAMBI - Kabupaten Muarojambi merupakan salah satu wilayah yang kerap dilanda Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) karena Kabupaten Muarojambi masih banyak hutan dan gambut. 

Untuk mengatasinya Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno (BBS) mengajak mengajak seluruh unsur baik pemerintah, swasta maupun masyarakat agar secara bersama-sama dapat bekerja lebih keras, cerdas dan tuntas dalam mencegah Karhutla. 

Dikatakannya, berdasarkan laporan posko penanggulangan bencana BPBD Kabupaten Muarojambi bahwa pada bulan Mei 2018 terdapat dua hotspot di Kabupaten Muarojambi. 

Dengan demikian, Ia menjelaskan bahwa perlu adanya langkah-langkah nyata dari semua stakeholder untuk melakukan upaya pencegahan.
"Langkah nyata dimaksud dengan melakukan upaya atau pencegahan preventif melalui penyuluhan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan," sampainya.

BBS juga menyampaikan kepada pihak swasta khususnya perusahaan-perusahaan yang bergerak dan beroperasi di Kabupaten Muarojambi agar berpartisipasi aktif. 

Perusahaan juga diharapkan untuk turut serta memberikan kontribusi dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.
"Perusahaan harus juga memiliki sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran hutan dan lahan serta menyiapkan SDM untuk melakukan penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan," katanya.

Wabup menambahkan, bahwa penanggulangan Karhutla tidak dilakukan sendiri-sendiri melainkan harus dilakukan secara bersinergi.  
Oleh karena itu, semua elemen tetap secara terus menerus melakukan kegiatan meningkatkan koordinasi dan melakukan sosialisasi pada masyarakat.

"Pada kesempatan ini saya mengajak kepada seluruh jajaran pemerintah, swasta dan segenap masyarakat untuk lebih peduli kepada lingkungan dengan tidak membakar hutan dan lahan," pungkasnya.

Penulis IHSAN ABDULAH NUSANTARA

Editor ABDULAH IHSAN
views