_

BBS Buka Jambore TP PKK  Kabupaten Muaro Jambi

Setelah melalui tahapan lomba  TP (Tim penggerak) PKK  (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga)  di tingkat desa, kecamatan alkhirnya memasuki tahapan Jambore di tingkat kabupaten,  Jambore ini diikuti oleh 11 Kecamatan. mereka hadir dengan berbagai kre

HNCK8306-730x487
wakilbupati Muaro Jambi bambang Bayu Suseno melapaskan balon sebagai simbol dibukanya jambore TP PKK ke -18 kabupaten Muaro Jambi

JAMBI - Disamping diadakan lomba menu masakan untuk hidangan makan pagi, siang dan sore, mereka juga melakukan Defile dan pentas unjuk kebolehan  satu persatu dihadapan Wakil Bupati dan jajaran Forkopinda, dalam acara Jambore TP PKK kabupaten Muaro Jambi.

Dalam laporan kegiatannya, Ririn Novianty BBS sebagai ketua TP PKK kabupaten Muaro Jambi menyampaikan, pelaksanaan Jambore ini berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi dan Pusat. kegiatan ini untuk memotivasi para kader agar hidup sehat, sejahtera, meningkatkan wawasan pengetahuan, tentang 10 program poko PKK. Peserta Jambore ini, sekitar 600 orang, yang terdiri dari pengurus dan kader TP PKK tingkat Kecamatan dan Desa, Muaro Jambi, 28/3/2018.

Dikatakan Ririn Novianty  yang juga  Istri Wakil Bupati BBS,  rangkaian kegiatan  mulai dari Drumband dari SMPN 6 Muaro Jambi yang mengawali Defile,  dan kontingen defile dari 11 kecamatan se kabupaten Muaro Jambi, pagelaran produk dari Asosiasi UMKM dan beberapa patnership, layanan KB dan berbagai perlombaan.

Dalam sambutannya BBS, berharap TP PKK Muaro Jambi kedepannya dapat terus berkiprah dan memberikan yang terbaik serta berpreestasi dikabupaten Muaro Jambi. TP PKK merupakan mitra pemerintah sebagai salah satu wadah  atau alat dalam pembangunan untuk memberikan pemberdayaan bagi masyarakat.

PKK sebuah organisasi yang berhubungan langsung dengan keluarga,  dimana ini memiliki andil besar dalam  dalam mmebina  dan memaksimalkan keluarga. Melalui para Kader TP PKK, keluarga merupakan pondasi awal dalam  pembangunan dan keluarga adalah lingkungan sosial yang pertama, jelasnya.

"TP PKK diharapkan dapat merencanakan serta melaksanakan berbagai program  yang langsung menyentuh masyarakat dan akhirnya masyarakat dapat merasakan manfaatnya", 

Kata BBS, Jambore ini sebagai ajang silaturahmi, unjuk kinerja, pemahaman 10 program pokok PKK, Pembinaan dan evaluasi bersama. ini dapat kita jadikan sebagai ajang memupuk kebersamaan,  selain itu kegiatan ini juga bisa dijadikan ajang motivasi untuk menunjang kehidupan yang berkualitas sesuai tema kita " Kita tingkatkan kinerja, perkuatkemitraan, dan sinergitas untuk mendukung terwujudnya keluarga sejahtera menuju Muaro Jambi tuntas tahun 2022" 

Setelah selesai sambutan orang nomor dua di bumi Sailun Salimbai diminta untuk membuka acara dengan pemotongan balon udara dan pelepasan beberapa merpati.

Wakil Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) membuka secara resmi Jambore TP PKK Tingkat Kabupaten, Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara dan pelepasan merpati yang dilepas oleh jajaran Forkopinda kabupaten Muaro Jambi termasuk Ketua TP PKK Muaro Jambi Iriana BBS.

Dalam cara Jambore TP PKK ini juga disampaikan penghargaan terhadap 6 orang yang telah mengabdi sebagai TP PKK  tingkat kecamatan dan desa sebagai kader PKK masa bhakti selama 20 tahun, 

Hadir forkopimda kabupaten Muaro Jambi, Kapolres AKBP Dedi Kusuma Siregar,  Jajaran dari Kodim, Kejaksaan, Pengadilan dan perwakilan dari TP PKK Provinsi Jambi, dalam kesempatan tersebut Bupati Masnah Busro ijin masih di Jakarta dalam agenda rapat  koordinasi menuju Jambi Tuntas 2022.

 

Mereka Bangga Bisa Ikut dan Tampil Di Jambore PKK 

Banyak kreasi yang dihadirkan oleh para kader PKK dari 11 kecamatan  yang mengikuti Jambore kali ini, seragam mereka pun dihias dengan bahan kearifan lokal, ada yang memakai penjepit  pita dari pandan yang dibuat seperti tikar, ada kreasi baju dari limbah sampah pastik bekas snak dan permen, ada yang memeakai koran bekas untuk kalung dan pernik pernik lainnya.

Kreasi dan inovasi ini dibuat sendiri oleh TP PKK seperti yang disampaikan, Rama (37) dan Uda (30)  dari Muaro Sebo,  "kami memanfaatkan bahan bahan yang ada di lokal, dan dari alam kalung dari koran dan biji sawit, pita rambut dari pandan, dan ini bahan yang selama ini kita jual hasil dari kegiatan PKK seperti Tikar tempat tisu dan anyaman rotan".

Kami terkesan bisa ikut jambore, karena bisa memberdayakan para wanita  biar lebih kreatif serta membantu ekonomi keluarga, kata Rama dan Uda kompak.

Para Siswa SMPN 6  sebagai  peraga Drumband juga merasakan kebanggaanya, Nurul Reski Fadila (14) sebagai mayoret misalnya menyampaikan bangga bisa tampil ditonton banyak orang, " kami beranggotakan sekitar 38 orang dari kelas 7-9,  sudah pernah tampil 5 kali dalam pawai pawai, namun belum pernah ikut lomba".

Penulis Ihsan Abdulah Nusantara

Editor Ihsan Abdulah Nusantara
views