_

Belum Dibuka Plt Bupati, Angkringan Sudah Ludes Diserbu Ribuan Pengunjung dalam Festival Wedangan HIK Klaten

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - KLATEN, Dalam rangka memeriahkan hari jadi Klaten ke - 213 dan menyambut HUT ke-72 kemerdekaan Indonesia dengan mengusung tema Makaryo Hamangun Klaten Langkung Tumoto Langkung Kuncoro, Pemerintah Kabupaten Klaten melalui program kerja Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM)  mengadakan festival wedangan/hik di sepanjang Jalan Pemuda Tengah, Kamis (27/7).

Festival dimulai pukul 18.00 WIB dan di ikuti oleh 150 pedagang wedangan yang sering disebut dengan istilah hidangan istemewa kampung (HIK). Selama pelaksanakan festival, Jalan Pemuda mulai dari simpang lima plaza Klaten hingga tugu Adipura ditutup bagi pengguna kendaraan bermotor, sementara menu yang disajikan para pedagang di gratiskan bagi masyarakat umum dengan dijaga oleh Satpol PP dan pegawai dari dinas. Masing-masing pedagang mendapat subsidi dari Pemkab senilai Rp.700.000.

Dihadiri Plt Bupati Klaten, ketua DPRD dan Muspida, dalam sambutanya di pelataran gedung Sunan Pandanaran Kamis malam, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM, Sunardi mengatakan, gelaran kegiatan tersebut merupakan program kerja Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Klaten yang telah ditetapkan dalam dokumen pelaksanakan anggaran Tahun 2017.

"Maksud dan tujuan digelarnya festival wedangan/Hik adalah untuk pemberdayaan pedagang angkringan dan memberikan hiburan serta penyajian berbagai makanan dan minuman ala warung hik bagi masyarakat Klaten, rangkaian kegiatan ini anggaran biaya di bebankan dari APBD 2017 kabupaten Klaten", Terangnya.

Sementara ditempat yang sama dalam sambutanya Plt Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan terkait pelaksanakan festival wedangan hik merupakan rangkaian kegiatan dalam peringatan hari jadi Klaten yang ke - 213 dan wedangan Hik bisa dijadikan ikon Kota Klaten.

"Hik merupakan hidangan istemewa masyarakat Klaten, kita bangga punya Hik, yang mana para pedagangnya bisa menyebar di seluruh Indonesia, tentunya ini adalah potensi yang luar biasa dan membagakan bagi Pemkab Klaten, ini merupakan ikon Klaten", Pungkasnya.

Lebih lanjut dari pantauan waktoe.com, festival wedangan Hik yang digelar di sepanjang jantung kota Klaten itu di datangi oleh ribuan warga masyarakat dari berbagai daerah di Kabupaten Klaten, terbukti tidak butuh waktu lama untuk menunggu menu hidangan Hik habis, hanya satu jam makanan dan minuman yang tersaji ludes diserbu masyarakat pengunjung.

Widodo (30) pedagang Hik asal Blateran, Klaten menempatkan warung angkringannya di depan markas Kodim Klaten dari mulai persiapan menggelar dagangan pukul 17.00 WIB dan melayani pemesanan untuk umum selepas Maghrib, satu jam kemudian ludes diserbu pengunjung.

"Dagangan saya habis di pesan pengunjung yang datang, bukan saya saja mas, warung lainya juga sama, saya sampai repot nggak bisa diam, tapi ya seneng mas, langsung habis terus bisa pulang", Katanya.

Penulis Yoyok Tri

Editor IHSAN ABDULAH NUSANTARA
views