_

Breaking News: Zumi Zola Mundur, Fachrori Umar Jabat Gubernur Jambi

HNCK8306-730x487

Zumi Zola Zulkifli/net

JAMBI - Setelah lama jabatan Gubernur Jambi non aktif pasca ditetapkan Zumi Zola Zulkifli sebagai Tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) . Saat ini, mantan aktor tersebut secara resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai gubernur Jambi.

Informasi berhasil dirangkum, surat pengajuan pengunduran diri Zola sudah dikirim kepada Kementerian Dalam Negeri beberapa waktu lalu. Kini surat pengajuan Zola tengah di proses oleh Kementerian dan dalam waktu dekat proses tersebut selesai. Selanjutnya, Menteri Dalam Negeri akan segera melantik Fachrori Umar yang saat ini sebagai Wakil Gubernur Jambi sekaligus Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Jambi.

"Bukan kapasitas saya untuk menanggapinya karena yang lebih kompeten yaitu Ketua dan Sekretaris," kata seorang pejabat partai PAN di Jambi, Kamis 23 Agustus 2018.

Terpisah, Karo Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jambi, Johansyah dikonfirmasi terkait mundurnya Zola sebagai Gubernur eenggan memberikan tanggapan. Pesan singkat melalui WhatsApp disampaikan hanya dibaca tanpa direspon olehnya.

Hari ini, Zola menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta. Zola akan segera disidangkan untuk dua perkara sekaligus yakni suap dan gratifikasi.

Pantauan dilapangan, Zola terlihat lelah ketika masuk ke ruang sidang dengan didampingi oleh pria bertubuh tegap. Zola terlihat mengenakan pakaian batik dengan corak berwarna kuning lengan panjang, lengkap dengan celana bahan berwarna hitam dan sepatu pentopel hitam. Nantinya ada empat Majelis Hakim yang bakal menyidangkan perkara ini, yakni Yanto, Frangky Tambuwun, Syaifuddin Zuhri, Anwar dan Titi Sansiwi.

Untuk diketahui, Zola sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi oleh KPK. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan menyebut dugaan penerimaan gratifikasi yang diterima Gubernur nonaktif Jambi  mencapai Rp 49 miliar. Gratifikasi tersebut diterima Zumi Zola selama satu tahun kepemimpinannya di Jambi.

Selain gratifikasi, Zola juga ditetapkan tersangka dalam kasus ketok palu. Seiring berjalannya penyidikan dan dilakukan pengembangan, KPK kemudian menjerat Zumi Zola sebagai tersangka dalam kasus suap ketuk palu ini. Zumi diduga mengetahui dan menyetujui suap yang diberikan kepada anggota DPRD Jambi untuk menyetujui RAPBD Provinsi Jambi.

Zumi Zola meminta kepada pelaksana tugas (Plt) Kadis PUPR Arfan dan Asisten Daerah II Syaifuddin untuk mencari uang agar mendapat pengesahan Raperda APBD Jambi 2018.

Selain itu, orang nomor satu di Jambi itu juga memerintahkan untuk melakukan pengumpulan dana dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pinjaman pada pihak lain. Pengumpulan dana tersebut diketahui untuk menyuap anggota DPRD Jambi untuk mengetuk palu RAPBD Jambi 2018.

Penulis : Ramadhani - Tim Redaksi

 

 

Penulis Tim redaksi

Editor Ihsan Abdullah
views