_

Demo Mahasiswa Tanjab Timur Dihadang Bupati 

Tiga Tuntutan gabungan mahasiswa se Tanjung Jabung Timur disampaikan dalam aksi mahasiswa di kantor bupati Tanjabtim. Transparansi, Legalitas, asas manfaat terhadap pemuda dan mahasiswa belum dirasakan

HNCK8306-730x487
Bupati tanjung Jabung Timur Romi Haryanto menyalami para mahasiwa setelah audiensi di kantor bupati,

TANJABTIM - Gabungan mahasiswa Tanjung Jabung Timur yang melakukan aksi di kantor bupati langsung dihadang Bupati Romi Hariyanto di Depan Kantor Bupati, agar orasinya pindah tempat., Sabak, 19/2/2018

"Orasi jangan disini, disana, jauh dikit".

Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto meminta mahasiswa yang melakukan orasi bergeser agar tidak mengganggu ASN bekerja.

Mendapatkan teguran langsung dari bipati, akhirnya mahasiswa bergeser, selesai orasi dilakukan audiensi dengan Bupati di ruang rapat dilantai dua.

Koordinator Aksi, Sadri dalam orasinya, mengatakan, kepemimpinan Romi dan Robi sebagai Bupati dan Wakil masih jauh pencapaian dari Visi dan Misi yang disampaikan saat kampanye.

"Kami belum merasakan manfaat, bahkan pemuda dan mahasiswa tidak tersentuh"

Tiga tuntutan mahasiswa dalam aksi ini meminta transparansi, membuka lapangan kerja, dan meminta dukungan terhadap mahasiswa daerah.

Didampingi wabup, Sekda, dan Kadisdik berserta beberap OPD menerima tuntutan mahasiswa.

Kadisdik Tanjab Timur, menyatakan terkait bidang pendidikan, kita transparan terkait dana beasiswa dari CSR Petro China. Hanya mahasiswa Unja, UIN Sultan Thaha, Staim, Umbari itu yang menentukan dari Petro China, jadi selain lima (5) Universitas tersebut memang tidak masuk.

Engel mahasiswa yang berasal sari Muara Sabak Timur, dari Akademi Analis Kesehatan mengharapkan ada legalitas bagi perkumpulan mahasiswa dari Tanjab Timur, ada pemihakan dan di undang di event- event kabupaten.

"Kita konsen membantu, masyarakat seperti kebakaran , puting beliung, tetapi yang didapatkan tidak ada".

Bahkan kita dipersulit, dalam pelegalan organisasi dari Tanjab Timur, cetusnya. 

Mendengar hal itu, Romi langsung perintahkan Dinas Kesatuan Bangsa untuk membantu dalam legalitas.

"Kesbang besok pagi, dalam satu hari selesaikan legalistas perkumpulan mahasiswa ini".

Lanjut Romi, rumah saya jadi base camp mahasiswa, saya bagian dari anda semua.

Alhirnya disepakati di Tanjab Timur, hanya ada satu nama yaitu Kesatuan Mahasiswa Pembaharuan Tanjung Jabung Timur.

Ditambahkan Romi, Setelah legal, kita akan pertemukan dengan Petro China. Terlihat Romi sangat kesal saat dituduh menerima suap atas penerimaan CPNS. Namun mahasiswa yang lain segera meluruskan kata kata yang disampaikan rekannya, menyampaikan  indikasi bupati menerima suap dalam penerimaan pns. 

Asep mahasiswaa yang tinggal Trimulya mengharapkan,  agar pemerintah mengontrol mahasiswa khusus Tanjabtim, agar diutamakan bisa dipekerjakan, dan bisa di sampaikan saat berlangsungnya wisuda.

"Sep, terimakasih sarannya. Sepakat yang mengelola Tanjabtim adalah putra daerah". Maka saat penerimaan CPNS Peserta yg mau melamar harus melampirkan kartu keluarga, karena Masa  transisi yang pindah lebih dari 200 orang, terang Romi.

Sebelum acara audiensi di tutup Bupati, Romi  Hariyanto berpesan,saat ini kita dijajah baik dengan teknologi, narkoba, pemakai narkoba bisa diobatai asalkan dari diri kita. "Saya ini dulu juga pemakai" tapi sudah sembuh". Pungkasnya.

Setelah selesai, mahasiswa turun dan berjalan menuju tempat start sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Penulis Ihsan Abdulah Nusantara

Editor Ihsan Abdulah Nusantara
views