_

Dewan Otak Tender Siluman Ditahan Kejari Sengeti

Pengadaan Pakaian Dinas Dewan dibuat seolah ada tender padahal tidak ada dan tidak melalui pelelangan tetapi dibuat seakan-akan seperti ada lelang.

HNCK8306-730x487
Kejaksaan Negeri Muaro Jambi Provinsi Jambi

JAMBI - Tiga tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi dalam perkara pengadaan pakaian dinas DPRD tahun 2015, hari ini memasuki tahap kedua penyerahan tersangka dan barang bukti, Sengeti, 3/7/2018.

Ketiga tersangka tersebut PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Z, pihak rekanan M dan Anggota DPRD kabupaten Muaro  Jambi, SB.

Seperti yang disampaikan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sengeti, Fauzan "Pelimpahan tahap kedua terhadap tersangka beserta barang bukti ke Kejati Jambi kita lakukan hari ini (3/7)".

Barang bukti yang ada berupa dokumen-dokumen, nota, Kwitansi pembayaran dan dokumen teknis pengadaan.

" Penyerahan ketiga tersangka dan barang bukti ketiganya di Kejati Jambi untuk mempercepat proses  persidangan", jelasnya

Secepatnya akan dilimpahkan pengadilan tipikor, tegas Kasi Pidsus.

Perkara yang menjerat ketiganya ini terdapat kerugian negara sebesar 355 juta rupiah.

Terkait dengan Tuntutan yang menjerat ketiganya, Fauzan mengatakan, tuntutan nantinya kita akan  melihat fakta fakta  persidangan, yang tentunya dipengaruhi  faktor obyektif dan subyektif.

Penetapan tersangka dimulai dari dugaan penyimpangan anggaran pengadaan pakaian dinas dewan  kemudian kita minta tim audit dari BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi), dari  fakta temuan kita bandingkan dan melakukan penghitungan dari anggaran. Dari situ ditemukan penyimpangan dari pagu anggaran senilai 923 juta rupiah digunakan dalam beberapa paket pekerjaan.

Empat item pekerjaan tersebut dulu pernah ada pengembalian dari tersangka namun yang ini belum ada pengembalian. Sebelumnya ada pengadaan PSR terjadi kemahalan 200 juta rupiah berdasarkan Perbup namun sudah dikembalikan.

Tindak pidana korupsi ini dimungkinkan bisa ada yang lain terlibat, cuma yang kita proses dan daftarkan 3 orang. Dan kita sudah panggil Saksi sekitar 30 an dari dewan dan saksi yang lain.

"Beberapa anggota dewan yang  menerima kita panggil sebagai saksi", Ujarnya.

Sebelum dilimpahkan di Kejati ketiganya dilakukan pemeriksaan kesehatan, dan pembuatan berita acara, hal ini merupakan standart Operasional Prosedure yang wajib untuk dilakukan.

Kata Fauzan, Didalam Peraturan Bupati tentang Standar Harga sebagai pedoman dalam pengadaan barang ternyata baju ini tidak masuk dalam buku standar harga.

Sementara itu, Kajari Sengeti  Sunanto menjelaskan, ketiga terdakwa Z,  M dan SB kita jerat Pasal 3 Undang Undang Tindak Pidana Korupsi. Nilai anggaran 953 juta dan kerugian nya 335 juta berdasarkan audit BPKP.

"Kronologinya diketahui bahwa proses tender seakan dibuat resmi dan pengadaan dibuat seolah  olah ada, ternyata yang menjahitkan hanya 17 orang yang lain tidak menjahitkan", jelas Kajari.

Jika tersangka mengembalikan kerugian negara tersebut menjadi pertimbangan meringankan putusan hukumannya saja, ujar Sunanto.

Dilain pihak, Dedi Susilo, Sekwan DPRD Muaro Jambi membenarkan kalau saat ini SB Anggota DPRD  dari Fraksi Hanura telah ditahan Kejari Sengeti.

"Ya, saya sudah dengar kabar kalau SB ditahan Kejaksaan", cetusnya.

Penulis IHSAN ABDULAH NUSANTARA

Editor ABDULAH IHSAN
views