_

Digital Entrepreneur Antar Indonesia Maju Bersama Negara Asia Lainnya

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - YOGYAKARTA, Deputi Infrastruktur Direktorat Fasilitasi Infrastruktur TIK Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) menggelar BEKRAF Digital Enterpreneurship, Rabu (01/08/2018) di Gallery Prawirotaman Hotel Yogyakarta diikuti oleh para pelaku industri ekonomi kreatif di Yogyakarta.

Direktur Fasilitasi Infrastruktur TIK BEKRAF Muhammad Neil El Himam, M.Sc dalam sambutannya mengatakan acara BEKRAF Digital Entrepreneurship ini dapat memberikan semangat kepada pelaku industri ekonomi kreatif di Yogyakarta. "Diharapkan semua pelaku industri ekonomi kreatif di Yogyakarta dapat memanfaatkan berbagai macam bantuan dan fasilitas yang ada di BEKRAF," ujarnya.

Ditambahkan Muhammad Neil El Himam, dengan teknologi digital diharapkan dapat memperluas pemasaran produk-produknya. "Dengan teknologi digital kita berharap pasarnya tidak hanya di Indonesia saja tapi mendunia," tambahnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Trisaktiyana pada kesempatan itu mengutip kata-kata Bill Gates bahwa bisnis dan digital teknologi (IT) tidak bisa dipisahkan. "Anda tidak mungkin berbisnis tanpa menggunakan IT, terutama dalam hal pemasaran," katanya.

Anggota DPR RI Komisi X, MY Esti Wijayati yang turut hadir dalam BEKRAF Digital Entrepreneurship mengingatkan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) janganlah hanya menjadi pengguna, melainkan harus bisa menjadi pencipta kreasi melalui digital entrepreneurship. "Kita harus bisa memanfaatkannya menjadikan kita sebagai pencipta kreasi jangan hanya menjadi pengguna," katanya.

Esti menjelaskan dalam nawacita Presiden Jokowi disebutkan meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.

"Ekonomi nasional memiliki daya kekuatan baru yang menekankan pada penambahan nilai-nilai barang lewat daya pikir kreatifitas manusia," terangnya.

Penulis Ch Dewi Ratih KPS

Editor IBRAHIM UMAR
views