_

Dijanjikan Honorium, Timses di Kota Baru Jambi Kecewa

Dirut Pemenangan : Kalaupun Ada Sifatnya Pribadi

HNCK8306-730x487
Ilustrasi

 

JAMBI - Sejumlah tim sukses pasangan Cawako nomor urut 2 Fasha-Maulana terkait adanya honorarium bagi mereka yang terdaftar sebagai tim sukses tingkat RT telah kandas. Pasalnya honor yang dijanjikan hanya janji palsu.

Menurut salah seorang tim sukses wilayah Kotabaru yang minta namanya dirahasiakan, pada awal penetapan pasangan kandidat pasangan walikota Jambi 2018-2023 dia didatangi seseorang yang mengaku koordinator tim tingkat kelurahan. 

"Orang ini menawarkan untuk bergabung sebagai tim sukses tingkat RT, katanya kalau mau akan ada honor yang diberikan, "ujarnya. 

Mendengar hal itu lalu dia menyanggupi untuk ikut jadi tim sukses. Selanjutnya yang bersangkutan diberikan beberapa lembar formulir untuk diisi biodata lengkap beserta fotokopi ktp.

"Saya juga diminta untuk mengajak orang untuk menjadi tim sukses, syaratnya sama mengisi formulir dan menyertakan fotocopy KTP, "tambahnya. 

Hingga kini meski sudah sering diajak untuk mengikuti kegiatan bersama kandidat nomor urut 2, honorarium yang dijanjikan tak kunjung cair.

"Padahal saya sudah menyampaikan ke kawan yang saya ajak akan ada honor, akhirnya saya malu," ujarnya. 

Menyikapi kondisi ini dalam waktu dekat dia akan menyampaikan surat permohonan pengunduran diri. 

"Ini wujud kekecewaan saya atas sikap tak jujur, ini bentuk pembodohan kepada masyarakat agar memilih kandidat, "katanya. 

Seharusnya tim sukses dilapangan bisa berprilaku jujur sebab mereka adalah cerminan kandidat.

"Mungkin kalau dari awal disampaikan jujur, saya bisa berpikir sebelum memutuskan, "katanya. 

Sementara Direktur Utama Pemenangan Fasha Maulana, H A Rahman SE membantah adanya honor bagi seluruh tim sukses. 

"Kalau masalah honor dari center itu belum ada. Kalau pun ada yg memberi itu mungkin sifatnya dari pribadi saja, "katanya. 

Seperti diketahui, Sejak lima tahun kepemimpinan Syarif Fasha dan Abdullah Sani, Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Jambi yang terpilih dalam Pilwako 29 Juni 2013 lalu, tak terasa sudah tiba di penghujung senja.

Tak lama lagi, duet mereka dalam memimpin Kota Jambi akan berubah menjadi duel Petahana (incumbent) Fasha dan Sani, menuju arena pertarungan Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi 2018. 

Kini kedua telah mendapatkan pasangan masing-masing, Fasha yang berpasangan dengan Maulana dan Sani yang berpasangan bersama Izi. Menyikapi dinamika politik yang kini tengah berkembang, justru melihat kondisi tersebut sebagai atmosfer positif jelang dihelatnya mendatang. 

Duel Petahana, antara Fasha dan Sani sangat menarik untuk disimak, terutama dalam jelang perhelatan 5 tahunan di Kota Jambi ini. Karena, 2 nama Petahana tersebut pada Pilwako 2013 silam telah mengalahkan Petahana sebelumnya yakni Bambang Priyanto. 

Persaingan antara dua Petahana itu tampaknya dipastikan menjadi duel yang akan benar-benar menyemarakkan Pesta Demokrasi di Kota Jambi pada 2018 ini. Keduanya tengah sama-sama berkuasa, dan punya kekuatan besar (basis massa/suara) untuk saling berpacu. .

Patut diingat perolehan suara Fasha-Sani pada Pilwako 2013 silam, sebagai berikut Kecamatan Jelutung 9.767 suara, Pasar 2.109 suara, Jambi Timur 15.768 suara, Pelayangan 1.562 suara, Jambi Selatan 23.247 suara, Kotabaru 20.836 suara, Telanaipura 13.556 suara, Danau Teluk 1.619 suara dan total perolehan suara 88.464 suara (35,36%). 

Sedangkan perolehan suara pasangan Sum Indra-Maulana saat itu, yakni Kecamatan Jelutung 10.088 suara, Pasar 2.580 suara, Jambi Timur 12.333 suara, Pelayangan 2.156 suara, Jambi Selatan 18.878 suara, Kotabaru 21.860 suara, Telanaipura 15.565 suara, Danau Teluk 1.934 suara dan total perolehan suara 88.464 suara (34,14%). 

Melihat dari hasil perolahan suara pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Jambi Tahun 2013 lalu, pasangan Fasha-Sani hanya menang di 2 Dapil Kecamatan yakni Jambi Timur dan Jambi Selatan. Sementara itu, di 6 Dapil Kecamatan pasangan Sum-Maulana unggul. 

Kekuatan sang Petahana yang memiliki nilai tersediri akan mempengaruhi pemilih, tentu juga didukung sosok tangguh sebagai juru kunci. Sosok yang mendampingi dalam persandingan kembali mengurai nama-nama yang sudah disebut diatas.

Nama Maulana kembali muncul dan kini berpasangan dengan pesaingnya dahulu. Namun, Abdullah Sani kini menggandeng Kemas Alfarizi. Pasangan ini hanya diusung oleh 2 Partai Politik, yakni PDI-P dan PAN, menyusul 2 Partai Pendukung yakni PSI dan Partai Berkarya. 

Sementara itu, pasangan Fasha-Maulana diusung oleh 10 Partai, antara lain Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS, PPP, PKB, PBB, Nasdem, Hanura dan PKPI.

 

Seluruh masyarakat Kota Jambi, mulai dari Politisi, akademisi, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta pemuda-pemudi yang menjadi pemilih pemula akan menentukan pilihan. Tentunya kita semua ingin Pemimpin Kota Jambi, nantinya dapat mengemban amanah sampai 5 tahun mendatang. 

Penulis Ramadhani

Editor Abdullah Ihsan
views