_

Festival Jogja Kota Batik Dunia 2017 Resmi Dibuka Hari Ini

HNCK8306-730x487

Waktoe.com - BANTUL, Setelah dinobatkannya Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia oleh Word Craft Council (WCC) di Dongyang China pada Oktober 2014 silam, maka untuk mempertahankan eksistensi dan konsekuensinya adalah dengan menyelenggarakan kegiatan Festival Jogja Kota Batik Dunia yang diselenggarakan di JEC, Yogyakarta, selama 5 hari terhitung mulai hari ini Rabu (25/10) hingga Minggu (29/10).

Dalam laporannya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Ir. Budi Antono, M.Si menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dibiayai dari dana keistimewaan DIY tahun 2017. Tujuannya adalah untuk melestarikan warisan budaya khususnya batik, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat DIY melalui industri batik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat para pelaku usaha di bidang industri batik. Tema yang diambil dalam kegiatan ini adalah “Batik To The Moon” yang dimaknai sebagai suatu harapan dan cita-cita agar batik dapat dikenal sampai seluruh pelosok dunia.

"Selain mengembangkan industri kecil menengah batik di DIY, acara ini juga bertujuan melestarikan warisan budaya khususnya batik, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat DIY. Sehingga diharapkan dapat menjadi kekuatan budaya dan ekonomi masyarakat di DIY, sehingga terjadi peningkatan produksi dan penjualan, dan yang terpenting menciptakan lapangan usaha dalam rangka pengurangan kemiskinan," katanya, Rabu (25/10) disela-sela pembukaan Festival Jogja Kota Batik Dunia di Jogja Expo Center (JEC).

Sementara itu dalam sambutan tertulisnya, Gubernur DIY yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda DIY, Drs.Sulistyo, SH.CN.,M.Si menyatakan bahwa untuk lebih menjamin perlindungan perkembangan dan pemanfaatan batik beliau berharap agar dibangun museum batik. Momentum Festival Jogja Kota Batik Dunia ini seperti mengigatkan kembali agar seni batik sebagai warisan budaya nusantara harus terus dilestarikan dan dikembangkan agar tetap menjadi maha karya dunia yang juga menandai Yogyakarta sebagai kota batik dunia. "Batik To The Moon adalah tema yang tepat, yang luas tanpa batas negara bahkan di imajinasikan sampai ke bulan. Sehingga ada dua pesan yang membanggakan, yaitu mengangkat harkat dan martabat seni batik di dunia bahkan semesta serta penghargaan bagi insan seni batik Yogyakarta dengan dikukuhkannya sebagai kota batik dunia," paparnya. Sultan juga berharap agar pengukuhan Jogja Kota Batik Dunia selalu diperingati dengan menampilkan aspek-aspek edukasi,konservasi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai kegiatan yang dipersyaratkan UNESCO maupun WCC guna menjamin kelestarian predikat yang disandang.

Dalam kegiatan ini selain menampilakan pameran batik juga akan ada fashion show batik, Jogja batik parade yang akan dilaksanakan di kawasan Malioboro Yogyakarta, lomba desain fashion batik trend internasional, lomba batik motif Jogja Istimewa dan lomba souvenir turunan batik.

Penulis CH DEWI RATIH KPS

Editor IBRAHIM OEMAR
views