_

Irjen Pol Muchlis As Punya Peluang Besar Sebagai Gubernur Jambi

HNCK8306-730x487

MUCHLIS : bertindak sebagai Imam di kegiatan sinergitas TNI - Polri di Masjid At-Taqwa Makorem 042 Gapu beberapa waktu lalu/ist

JAMBI - Putra desa Terusan Muaro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi kini resmi berpangkat Inspektur Jenderal Polisi. Dia adalah Drs. Muchlis As, MH mengemban Jabatan sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jambi.

Kenaikan pangkat Muchlis dari Brigadir Jenderal ke Inspektur Jenderal dilaksanakan di Jakarta, Jumat lalu 13 Juli 2018, menyusul naiknya status Polda Jambi dari tipe B menjadi tipe A. 

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnandi mengatakan selain Kapolda Muchlis, Wakapolda Kombes Pol Ahmad Haydar juga naik pangkat menjadi brigadir jenderal (brigjen). Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1505/IV/KEP/2018 tertanggal 7 Juni 2018.

Dikutip dari berbagai sumber, Muchlis merupakan putra Kabupaten Batanghari kelahiran 5 Mei 56 tahun silam itu ulusan Akpol 1987 berpengalaman dalam bidang reserse. Beberapa jabatan penting di Kepolisian pernah diembannya.

Muchlis memulai karirnya di kepolisian di tahun 1987 sebagai Pamapta Polres Labuhan Batu Polda Sumut, 1988 sebagai Kaur Binops Polres Labuhan Batu Polda Sumut, 1989 sebagai Kapolsek Labuhan Bilik Polres Labuhan Batu Polda Sumut, 1991 sebagai Kapolsek Kampung Rakyat Polres Labuhan Batu Polda Sumut, 1993 sebagai Kasat Serse Polres Langkat Polda Sumut, 1995 sebagai Kasubbag Binops Serse Ops Polda Sumut, 1997 sebagai Kabag Bin Puskkodal Ops Polda Kalsel, 1997 sebagai Kaset Ops Puskodal Ops Polda Kalsel, 1998 sebagai Kabag Serse Ekonomi Polda Kalsel, 1999 sebagai Waka Polres Tabalong Polda Kalsel, 2001 sebagai Pjs Kabag Serse Narkoba Polda Kalsel, 2002 sebagai Kapuskodal Ops Polwil Pekalongan Polda Jateng, 2003 sebagai Kabag Ops Polwil Pekalongan Polda Jateng.

Tahun 2004 sebagai Kapolres Semarang Barat Polwiltabes Semarang Polda Jateng, 2005 sebagai Kapolres Ponorogo Polwil Madiun Polda Jatim, 2007 sebagai Kasubbag Infowas Bag Anev Itwasum Polri, 2008 sebagai Auditor Utama Itwasum Polri, 2009 sebagai Irwasda Polda Maluku Utara, 2010 sebagai Irwasda Polda Banten, 2011 sebagai Pamen Polda Banten (Dalam Rangka Pendidikan Sespimti 2011), 2011 sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Jemen Ops Itwasum Polri, 2012 sebagai Irbidjemensdm I Itwil III Itwasum Polri.

Tahun 2013 Muchlis ditugaskan di kampung halamannya sebagai Irwasda Polda Jambi. Selanjutnya, 2017 sebagai Wakapolda Jambi. Tak lama itu sebagai Pamen Bareskrim Polri (Penugasan pada pada BNN) dan dipromosikan sebagai perwira tinggi di Baharkam Polri. Dan sejak 05-01-2018 hingga saat ini diamanahkan sebagai Kapolda Jambi berpangkat Inspektur Jenderal Polisi.

Menurut Pengamat Politik Jambi Bahren Nurdin, prestasi tersebut patut diacungi jempol yang mengemban pangkat perwira tinggi bertugas di tanah kelahiran sendiri. Apalagi, Muchlis mampu men-sosialisasikan diri ditengah masyarakat. Figur penting ini diharapkan turut memeriahkan perhelatan pemilihan gubernur Jambi. 

"Ada banyak putra putro terbaik jambi saat ini yang nampaknya bisa kita sodorkan ke masyarakat jambi," ujarnya.

Nama Kapolda Jambi Muchlis diyakini akan terus mendapatkan dukungan di semua masyarakat terutama di Kabupaten Batanghari. Meskipun pelaksanaan pemilihan gubernur Jambi masih di tahun 2021. Figur baru juga diharapkan menjadi angin segar bagi demokrasi di jambi.

"Kapolda saat ini Pak Muchlis, nantinya juga punya peluang besar untuk menjadi gubernur Jambi, karena beliau bisa men-sosialisasikan diri selama menjabat kapolda jambi," kata Bahren.

Sosok Muchlis sudah tak diragukan lagi dalam memberikan rasa keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat. Muchlis bukanlah orang yang baru bertugas di Jambi, sebelumnya pernah mengemban jabatan di kepolisian Jambi yakni sebagai Irwasda dan Wakapolda Jambi. Muchlis memiliki batas waktu dua tahun lagi di dunia Kepolisian, sebelum memasuki masa pensiun. 

"Kalau ngak salah 2 tahun lagi beliau pensiun. Jadi pas beliau maju di Pilgub," sebut Bahren.

Setelah Muchlis pensiun dukungan akan semakin terus bertambah lagi dan sangat berpengaruh besar ketika Muchlis dapat memanfaatkan waktu dengan baik dan efektif. Itupun  jika Muchlis bersedia maju mencalonkan diri sebagai gubernur Jambi.

"Artinya jabatan dan prestasi saat ini baru sebagai tiket untuk dipercaya serta dipilih dan harus terus berusaha meyakinkan masyarakat," kata Bahren.

Terpisah, Tokoh Masyarakat Jambi Usman Ermulan menyambut baik figur Muchlis. Figur yang layak diperhitungkan sebagai pemimpin masa depan Jambi.

"Masyarakat sangat sayang dengan figur Muchlis yang simpatik dan murah tersenyum itu," ujar Usman.

Mantan Bupati Tanjung Jabung Barat dua periode itu mengatakan, selama menjalankan tugas sebagai Kapolda. Selain pandai men-sosialisasikan diri ditengah masyarakat, Muchlis menunjukkan sosok kepemimpinan yang bijaksana dan cepat tanggap, sehingga masyarakat enggan untuk berbuat macam-macam. 

"Muchlis aktif ditengah masyarakat, rajin melakukan jumat keliling ke daerah-daerah serta tak bosan memberikan himbauan ketertiban dan keamanan. Dengan begini masyarakat yang awalnya ingin berbuat macam-macam menjadi segan, karena masih menghargai sosok Kapolda-nya," kata Usman.

Muchlis menunjukkan kenyataannya pada pemilihan kepala daerah serentak di provinsi Jambi tahun 2018. Tentunya sebagai putra terbaik daerah ingin menciptakan pilkada damai. Di kabupaten kerinci dinilai rawan akhirnya berjalan lancar, saat itu Muchlis langsung terjun ke kabupaten itu.

"Kenyataan sekarang pilkada tahun ini berjalan lancar. Muchlis sosok pemimpin yang tidak arogan dan semua permasalahan diselesaikannya secara baik-baik sehingga dia disenangi banyak orang," sebut Usman.

Menurut Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Jambi itu, masyarakat menaruh harapan besar kepada kepiawaian Muchlis. Sudah saatnya masyarakat meminta putra terbaik itu tampil di pesta demokrasi yang akan datang.

"Jambi memiliki banyak putra-putra terbaik yang siap menjadi pemimpin. Salah satunya sosok Muchlis," kata Usman.

Usman Ermulan mengakui mengenal lama menantu almarhum KH Ismail Fahmi itu. Sosok KH Ismail Fahmi adalah ulama yang dikenal di tengah masyarakat. Karena sikap kesantunan serta kemurahan tersenyum, ternyata diteruskan kepada sosok Muchlis. 

Muchlis dikenal agamis itu merupakan pembina pengurus Masjid Al-Muchlisah. Masjid yang berada di Desa Simpang Terusan yang diresmikan langsung Kapolri Jenderal Drs. H. M. Tito Karnavian, MA, Ph. D, pada 4 Agustus 2017 lalu. Lalu, Muchlis sempat mengikuti pendidikan di Universitas Jambi dan lulus mengikuti penerimaan di Akademi Kepolisian (Akpol).

Penulis : Ramadhani

Penulis Ramadhani

Editor Abdullah Ihsan
views